RSS

Sinar Itu Benar Sudah Terlihat...


Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, semakin bersemangat duduk di "Teras Melly Kiong "kan? Syukurlah, teh seduhanku semakin membuat ketagihan, ternyata kalau terlambat ada debt colectornya. Ha ha ha...

Pagi ini tidak ada topik khusus yang akan saya sampaikan, tetapi saya spesial ingin mengucapkan banyak banyak terima kasih kepada sahabat-sahabat yang luar biasa, yang sudah menceritakan bagaimana Mindful Parenting ini bekerja, bagaimana ritual berkumpulnya kita dalam dunia maya mendatangkan manfaat yang membahagiakan, obrolan setiap hari secara pribadi dengan sobat di mana pun berada beserta testimoni-testimoni yang tanpa sengaja mengundang air mata yang sangat bahagia.

Yang lebih membahagiakan lagi sobat-sobat yang laki-laki terus berperan dalam pengasuhan yang pasti menjadi harapan dari begitu banyak ibu-ibu di seluruh negeri. Sekali lagi atas nama anak-anak saya mengucapkan banyak terima kasih. Percayalah tidak ada yang bisa mengubah orang lain walaupun anak kita sendiri, tetapi yang bisa kita lakukan adalah mengubah diri sendiri, maka kita akan melihat perubahan itu begitu nyata. Mari terus sebarkan keberadaan eMKa Land dan tularkan perubahan yang positif yang dirasakan masing-maisng ke orang sekitar, dan bantu wujudkan anak-anak yang lebih bahagia dengan orangtua yang lebih bijaksana dan penuh cinta.

Mindful Parenting??? Solusi generasi Indonesia yang lebih baik.


Salam optimis,
Smile
Melly Kiong



NB: 
Terus sharing pengalaman mendidik yang baik untuk kita berubah bersama menuju Indonesia yang lebih baik, jika ada pengalaman yang menarik silakan hubungi saya, kita akan liput dalam eMKa Land Talkshow sementara masih Jabodetabek.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berbagi di SMA Tiara Kasih Semanan





Dua hari yang lalu saya dihubungi oleh guru BP Tiara Kasih (Bu Martha untuk sharing dengan siswa SMA kelas 10 dan kelas 11. Ada sedikit ganjalan buat saya karena saya harus bicara di depan anak sendiri karena ini adalah yang pertama, ternyata, akhirnya saya memutuskan untuk menerimanya demi kepentingan yang lebih besar. 

Sungguh ini adalah satu kesempatan yang baik, sesuai dengan misi membangunkan kesadaran anak generasi Indonesia yang lebih baik ke depan, supaya mereka mempunyai pandangan bagaimana bekal yang harus mereka siapkan.

Dan ternyata memang ada manfaatnya, minimum mereka menyadari bahwa mereka perlu menghadapi kondisi ke depan yang akan sangat berat faithing spirit-nya, bukan untuk menakut-nakuti mereka, namun untuk mengajak mereka mempersiapkan diri sebaik-baiknya. 

Harapan kita tidak hanya sekolah Tiara Kasih saja yang melakukan seminar seperti ini, melainkan sekolah-sekolah yang lain juga punya kepedulian yang sama dan SMA Tiara Kasih bisa menjadi role model bagi sekolah-sekolah yang lain.















  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ternyata Kuncinya Hanya Kerendahan Hati Orangtua...


Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia, sebelumnya saya mohon maaf terlambat menyeduh teh ilmu di "Teras Melly Kiong" karena terpaksa mendahulukan sharing bersama anak-anak SMA.

Saya dari semalam sebenarnya sudah tidak sabar ingin sharing pengalaman yang begitu dasyat, bagaimana seorang Ibu Elly yang terkurung dengan kehidupan masa kecil dan mayoritas yang begitu negatif, dan mencoba mengubah dengan membangun menara indah yang dia gambarkan sendiri, tanpa peduli bagaimana perasaan suami dan anaknya, sampai suatu titik kehancuran baru didapati alasan anaknya pergi dari rumah hanya karena "anaknya merasa tidak dimanusiawikan di rumah sendiri".

Saya yakin, seyakin-yakinnya sobat kita Ibu Elly tidak mungkin ada niat buruk melukai perasaan anak-anaknya, tetapi karena cintanya, karena pengalaman pahit yang pernah dilaluinya itu yang membuat Bu Elly dengan perkasanya tanpa menyadari bahwa menara yang dibangun itu ternyata adalah penjara yang mengerikan, tidak ada komunikasi, tidak ada kasih sayang dan perhatian yang tersampaikan lewat kehidupan dalam keluarganya dan membuat anak-anak tidak bahagia bahkan ketakutan.

Namun usaha Bu Elly dan suami benar-benar pantas menjadi teladan, dengan merendahkan hati mereka untuk mencari kesalahan mereka sebagai ortu dan meminta maaf dengan anak-anaknya, dan menurut pengakuannya semua ilmu yang didapat dari eMKa Land khususnya Mindful Parenting yang mengedepankan empati adalah sumber solusi mereka. Kebesaran hati, keberanian mengakui kekeliruannya dan berbagi dengan kita, bagaimana prosesnya sampai sekarang mereka berhasil mengubah keluarganya dan lingkungan sekitarnya, sangat pantas kita syukuri.

Ayo kita periksa, menara indah ataukah penjara yang sedang kita bangun buat anak-anak kita? Pakailah barometer senyum mereka, rasakan getaran cintanya, dan perbaikilah jika masih bisa... 

Salam menuju bahagia


Smile
Melly Kiong


"Bercermin dan menerima apa yang terlihat jauh lebih indah daripada kita sibuk mempertebal make up yang membuat kita semakin menderita."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ada yang Terlewatkan Selama Ini


Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia, sorry ya kesiangan nyeduh tehnya di "Teras Melly Kiong", maklum mak mak.

Kemarin setelah melewati hari yang cukup melelahkan namun sangat menyenangkan karena banyak hal baik yang terjadi terutama bisa menyenangi nenek-nenek dan sobat-sobat dengan teka-teki, ternyata ada hal yang baru saya sadari terlewatkan selama ini.


Seperti biasa jika sampai di rumah dan mobil sudah masuk garasi, selalu ada alasan untuk tidak keluar rumah lagi karena rasa capek yang terbawa, sampai menjadi budaya yang membuat orang rumah menyadarinya dan begitu juga rasa yang tergambar olehku secara sepihak. Namun kemarin Matthew mengajakku keluar makan empek-empek sore, dan tahukan seperti biasa ada penolakkan yang mau saya lontarkan, namun setelah melihat wajahnya, ada rasa bersalah selama ini yang tidak pernah saya gubris. Ternyata kebiasaan saya telah mengurangi kesempatan saya menikmati saat yang bahagia bersama orang-orang yang saya cintai.


Langsung kuurut kembali berapa banyak kesempatan yang telah terbuang selama ini, hanya karena sebuah kebiasaan yang tak tertulis. Mau coba ah, lihat kebiasaan apa lagi yang harus saya perbaiki??? Solusi yang terpikir sementara, coba ah... sebelum mobil masuk tanya dulu ke penghuni rumah adakah yang diperlukan.

(Emhhh cukup menarik rasanya ) Mindful Parenting benar-benar mendidik kita untuk belajar dengan sangat sadar bahwa kita-lah yang bisa melakukan banyak hal untuk diri sendiri dan orang lain.

Coba yuk sobat, sediakan waktu untuk mencari kebiasaan apa sih yang perlu diperbaharui ?


Salam smile 
Melly kiong

"Keberanian melihat kekurangan diri sendiri ternyata juga salah satu kunci mengurangi masalah."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Keinginan Anak

Mdn:
Pagi Bu, thanks ya bu untuk sharing pagi ini mengingatkan saya untuk waspada agar pengasuh tidak kasar pada anak. Bu si kembar saya 'kan udah 17 bulan, sepertinya sedikit-sedikit udah bisa mengerti kalau kita bicara dan sudah mulai meniru bicara dan perbuatan orang dewasa di sekitarnya. Nah yang mau saya tanyakan, si kembar saya ini sudah pintar mengakali kalau sudah ada maunya harus diturutin. Kalau nggak diturutin mereka nangis jerit-jerit. Nah kalo saya suka biarin mereka nangis jerit-jerit, kalo apa yang mereka mau saya anggap tidak baik, nah sama papanya kadang saya ditegur karena saya biarin nangis-nangis gitu, karena suami saya takut nangis jejeritan tar muntah.

Sama mertua, pengasuh dan ortu saya sudah dibiasakan diturutin kemauan mereka, walau itu artinya harus bentar-bentar naik turun tangga bawa mereka keluar kompleks rumah buat liat mobil dan motor yang berseliweran. Saya sudah larang tapi nggak digubris Bu ;( alasannya nggak tega. Kasian nangis terus.

Bu, terus terang saya takut kembar saya tumbuh jadi pribadi yang manja, kurang berusaha.

Melly Kiong (eMKa):
Anak-anak nangis dan orangtua takut itu adalah menjadi ampuh, yang akan membuat diri kalian susah selamanya. Tidak semua yang anak mau harus diturutin, katakan alasannya kenapa kita larang.

Terus, dia diberikan waktu yang tepat keluarnya kapan dan harus ditepati, Misalnya dia boleh keluar jam 4, ya harus disiplin jam 4.

Mdn:
Saya sih gitu Bu, tapi ni ortu sama mertua saya, daripada mereka nangis-nangis mendingan diturutin, suka nggak tahan mereka Bu, kalau saya komplain mereka bilang: "Bukan kamu yang di rumah dengar jeritan dan tangisan mereka yang berisik banget." "Kalau kamu mau semua seperti yang kamu mau, kamu di rumah nggak usah kerja lagi" gitu Bu, ucapan mertua saya :(. Kalau ortu saya masih bisa saya tegur, nah kalau mertua saya itu yang susah.

Melly Kiong (eMKa):
he he he no way out kalau gitu, coba bicara sama suami

Mdn :
Iyah Bu puyeng kadang.

Melly Kiong (eMKa):
Biar suami yang bicara ke mamanya.

Mdn :
Saya sendiri yang gitu atau banyak wanita yang juga seperti itu yah Bu??

Melly Kiong (eMKa):
Ha ha banyaklah

Mdn :
Haizzz susahnya jadi wanita#:-s

Melly Kiong (eMKa):
Tidaklah.......

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Compassion Festival di MOI



Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia, semangat bahagia karena selalu menggali potensi yang ada dari dalam bukan?" Teras Melly Kiong" adalah salah satu penyemangat yang membahagiakan, karena saya selalu mempunyai kesempatan sharing dan belajar dengan sobat-sobat yang hebat.

Beberapa bulan yang lalu saya dihubungi panitia mengenai rencana mereka membuat festival yang mengusung gerakan membangun welas asih dari segala sudut yang diprakarsai Bpk. Gede Prama dengan tim-timnya yang hebat luar biasa, dan ketika saya dihubungi, ada rasa malu dan bangga sekaligus apakah saya mampu berbagi dengan materi yang begitu sakral dalam pandangan saya, begitu melihat daftar nama-nama hebat saya merasa sangat kerdil, tetapi saya memutuskan untuk ikut berpartisipasi karena ini adalah moment bahagia buat saya merasa berarti bagi sesama.

Beberapa kali saya hadir, saya banyak belajar dari pembicara yang luar biasa, banyak ilmu yang tak terbayangkan sebelumnya, dan dari posting-posting di dinding saya sangat mengagumi seorang Mahatma Gandhi yang melemparkan sandal satunya keluar kereta ketika dia mendapati sandalnya jatuh sebelah, serta bagaimana di napas terakhirnya dia mendoakan orang yang telah menembaknya, jika bukan karena welas asih mana mungkin ini bisa terjadi.

So, masih banyak cerita hebat dari Bunda Teresa, Dalai lama, Martin Luther King yang sangat luar biasa dan yuk tgl 1 Juni 2013 jam 3 sore kita sharing bersama, kita jadikan ini sebagai ajang kopdar yuk buat eMKa Land? Dapatkan cara sederhana konsep Mindful Parenting membangun hati yang penuh welas asih dalam mendidik.

Acara ini gratis lho, yuk saling mengenal dan saling mendukung demi kebajikan yang lebih luas. 


Always smile,
Melly kiong

"Welas asih bisa terlihat keluar jika benar-benar dipancarkan dengan tulus dalam hati. "

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kenapa Anak Memukul?


Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, siapa pun yang ulang tahun hari ini saya ucapkan selamat bahagia, panjang umur dan selalu antusias dalam berbagi kasih. "Teras Melly Kiong" sarapannya sebuah apel dan teh hangat untuk kesehatan dan kebugaran.

Ada sahabat saya yang bertanya bagaimana sih mengubah anaknya yang pertama yang suka melawan dan gampang memukul ketika kesenggol oleh adiknya atau siapa saja tanpa pandang bulu.

Setelah saya tanya bagaimana perlakuan mereka kepada anak-anaknya dan orang rumah termasuk pengasuhnya, ternyata mereka yang sudah dengan sempurna mentransfer ilmunya kepada si anak, contohnya ketika anak itu dipanggil tidak nyahut mereka datang teriakin dia dengan suara keras bahkan kadang menjewer kupingnya, itu dilihat dengan sempurna oleh pengasuhnya. Ditambah lagi alasan kuat karena adiknya terganggu dll.

Si anak setiap hari dapat bentakan, hentakan dan selalu salah, akhirnya butuh mencari perhatian dan terus melakukan cara untuk diperhatikan bahkan sampai kepada pemukulan. Saya mengajak orangtuanya tidak perlu bertanya kenapa anaknya seperti itu karena tidak akan ada gunanya. Tetapi alangkah baiknya jika dia mencoba memposisikan dirinya dengan berempati jadi anaknya sejam saja, kira-kira apa rasanya?

Ada hubungan dengan dirinya sebagai anak pertama yang harus merelakan kasihnya terbagi bersama adiknya. Itu semua harus ditanggung oleh anak sebesar itu setiap saat, setiap hari tanpa ada yang mengerti, akhirnya kepasrahan itulah yang dia terima, belum lagi semua orang mencap dia nakal, padahal dia hanya memberikan signal bahwa dia butuh diperhatikan, butuh orangtuanya berubah.

Mari sobat orangtua, tidak akan rugi jika kita selalu berempati, dan tempat yang paling tepat guna adalah ketika kita bisa mempraktikkannya ke anak-anak kita, bukan hanya baik buat kita, melainkan akan jadi warisan yang teruklir indah bagi mereka selama-lamanya.

Mindful Parenting.... Solusi generasi Indonesia yang lebih baik.


Smile
Melly Kiong


"Anak adalah sumber terdekat untuk kita mengasah sensitifitas kita dalam menumbuhkan empati."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jika ibu Merasa Sendiri, Anak Sering Jadi Korban Karena Emosi



Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia, selamat berhari Minggu bersama keluarga, saya pribadi mengucapkan terima kasih dari lubuk hati terdalam atas ucapan selamat "Waisak " yang tak henti-hentinya dari semua sahabat-sahabat saya dari seluruh Indonesia. Damai dan bahagialah bersama di bumi ini.

Saya jadi ingat beberapa kasus ibu yang mengemukakan emosinya terhadap anak ketika dia merasa harus sendirian mengurus anak karena suami ada di luar kota. Memang bukan hal yang mudah bagi saya untuk memberikan solusi secara teori belaka, karena saya tidak dalam posisi tersebut. Namun kondisi inilah kita butuhnya sahabat, butuh komunitas positif yang bisa kita jadikan tempat sharing yang bermanfaat.


Jika antara suami istri harus menghitung berapa besar peran masing-masing maka kita akan selalu membanding-bandingkan dan pasti ada pihak yang merasa tidak adil. Padahal jika kita berempati pasti juga tidak gampang ketika kita memposisikan diri menjadi suami kita. Apakah kita yakin dia tidak merasa rindu sama anak-anak yang dicintainya, apalagi dia mendengar pengaduan anak-anaknya yang diperlakukan tidak nyaman sama ibunya?

Satu yang saya tanyakan adalah "Seorang ibu mana yang lebih berarti dalam hidupnya? punya anak atau tidak punya anak? Jawabannya bisa dijawab masing-masing.

Memang kita semua harus mengakui bahwa mengendalikan emosi sungguh bukan hal yang gampang, namun dengan Mindful Parenting, kita diajak untuk melihat rekaman yang telah kita lakukan terhadap anak kita dengan memindahkan diri kita ke posisi mereka, apakah kita bahagia sebagai anak memiliki orangtua seperti diri kita? Jika tidak, cobalah untuk berubah.

Tak ada yang mustahil dalam eMKa Land, mari terus belajar berubah dengan sadar demi anak-anak kita, demi kebahagiaan bersama.


Selamat libur,
Melly kiong

"Tidak berharap orang lain melakukan sesuatu buat kita, adalah proteksi rasa kecewa yang menghampiri."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berkat Kejujuran


Kemarin saya ngobrol sama Pak Peter tentang hilangnya kejujuran di tanah air dan pagi ini saya dapatkan posting Pak Herman, please bacakan buat anak-anak sobat eMKa Land ya sebagai pengantar tidur malam ini.

Salam jujur
MK
----------------------------------------- 

Berkat Kejujuran

Ketika Alexander Agung sedang berjalan-jalan di taman, dia melihat seorang prajurit sedang tertidur nyenyak bersandar di pilar dan sepertinya bekas nangis. Dia melihat sepucuk surat yang terjatuh dari saku prajurit ini. Teryata, surat dari ibunya. Dalam surat itu tertulis bahwa uang yang dititipkan beberapa waktu lalu sudah diterima, cukup untuk beli obat dan makan beberapa waktu, dan berpesan kepada anaknya jangan mengkhawatirkan penyakit ibunya. Alexander tergerak hatinya dan kemudian mengeluarkan sekantong koin mas, beserta dengan surat tersebut dimasukkan kembali ke sakunya, lalu ia kembali ke istana.

Segera setelah prajurit itu terbangun, dia menemukan di kantong sakunya terdapat koin emas dan ada sulaman emas tertulis Alexander Agung. Prajurit itu pun menemui Alexander. Ia berkata, "Paduka terhormat, hamba tadi tidak mematuhi peraturan. Sewaktu bertugas hamba tertidur, namun setelah bangun menemukan di saku hamba ada sekantong koin emas. Paduka tolong selidiki hal ini, hamba tidak mencuri." Setelah selesai bicara prajurit ini membawa koin emasnya diserahkan kepada Alexander Agung. Mendengar cerita prajurit ini, Alexander tersenyum ramah sebelum berkata, "Kelihatannya engkau orang jujur, sekantong emas ini adalah hasil dari kejujuranmu, sekarang engkau dapat membawanya pulang ke rumah, untuk biaya perawatan dan pengobatan ibumu. Sampaikan salamku untuk beliau."

Kejujuran ibarat permata dalam hati jiwa seseorng. Dalam kejujuranlah kualitas moral seseorang dinilai. Sebaliknya ketidak jujuran ibarat virus yang mematikan, yang selalu berakibat buruk bagi diri sendiri maupun orang lain. Ketika seorang mulai merasa aman dengan sikap yang tidak jujur, ia akan mengulanginya untuk mendapatkan keuntungan. Tetapi sebaliknya, sikap jujur yang selalu dipelihara akan membuat kita tumbuh menjadi pribadi yang memiliki integritas. Dan kejujuran selalu mendatangkan berkat yang luar biasa dalam hidup kita.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sebuah Titik Kesadaran di Hari Waisak

Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia, pagi ini saya akan menyeduh teh kesadaran di "Teras Melly Kiong" semoga teh ini menyebarkan damai bagi semua mahluk hidup.

Sadar akan sebuah kehadiran di kehidupan sekarang sebagai akibat dari kehidupan yang lalu, dan mengurut lintas-lintas perjalanan yang lalu bukan untuk kembali melainkan untuk memperbaiki di kehidupan sekarang ini supaya mendapat kualitas kehidupan yang lebih baik di kehidupan yang akan datang.

Sadar sesadar-sadarnya bahwa kita bisa berteman dengan kebajikan karena kita telah menanam dan tugas kita adalah terus memupuknya hingga kita yakin telah bertumbuh subur, bukan sibuk menghitung berapa banyak yang sudah kita tanam. Sadar hasil dari kebajikan yang kita terima sekarang tak perlu tertutup oleh kegelapan bathin dan lapisan kesombongan semata.

Hari ini kesadaran itu harusnya sudah muncul walaupun hanya berupa sebuah titik untuk kita kembali kepada kerendahan hati belajar memperbaiki diri dan belajar menata kembali serta merajut hari indah dan penuh welas asih menuju kedamaian tanpa alasan.

"Selamat Hari Raya Tri Suci Waisak 2557 BE" buat semua sobat eMKa Land yang merayakannya, dan bagi yang tidak merayakannya mari nikmati kedamaian itu bersama dengan hati suci dan penuh kasih tanpa terbebani sebuah label bersama semua mahluk hidup.

 

Salam damai welas asih dan bahagia "sekarang "
Melly Kiong


"Tak ada cinta yang bisa kita bagi bersama jika kita masih merasa bahwa itu hanya milik diri kita sendiri."


Note:
BE = Buddhist Era (Tahun Buddhis) 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bijaksanalah Mengolah Komplainan Mertua


Pagi sobat eMKa Land yang budiman, berjumpa lagi di "Teras Melly Kiong" dengan seduhan ilmu yang selalu berbeda karena saya tukang nguping dan tukang mengolah masalah.

Sobat, saya dan siapa saja yang hidup dengan mertua pasti sering mendengar bagaimana seorang mertua menceritakan kembali kisahnya dulu, dengan membesarkan anak yang lebih banyak tidak sesulit kita sekarang membesarkan anak yang hanya dua orang. Belum lagi kehebatan-kehebatan lainnya khususnya anak yang begitu nurut walaupun mereka dulu tidak pakai "mbak" dll. Pokoknya wahid deh...

Tidak usah kesel atau marah sobatku sayang, ambil intinya dan belajar mendidik mereka yang sudah lebih berpengalaman, perbaiki yang kurang, jika ada komentar yang kurang menyenangkan ya maklumi dan percayalah karena cintanya kepada cucunya makanya dia mau kasih masukan kepada kita. 

Cerita antara cucu satu dengan cucu yang lain itu hal biasa, jika positif kita memandangnya maka kita ambil intisarinya dan coba berubah gaya pengasuhan kita. Seperti saya misalnya, mama mertua sering memberikan informasi bagaimana hebatnya anak ipar saya makan tanpa milih-milih, ambil positifnya dan bicarakan ke anak betapa bersyukurnya kalau anak-anak setiap hari bisa menikmati masakan neneknya, sedangkan yang lain belum tentu. Selesai bukan? Ngapain yang jeleknya yang kita ambil, soal membanding-bandingkanlah, cerewetlah, dll.

Mindful Parenting bener-bener satu konsep yang bisa dipakai di mana pun dan kapan pun serta terhadap siapa pun.

Rileks dan selalu positive thingking, maka kita akan selalu damai.

Mindful Parenting? Solusi generasi Indonesia yang lebih baik.

Salam smile
Melly Kiong

"Lihatlah keindahan setangkai mawar dan nikmati keindahannya saja, jangan buang waktu untuk memikirkan durinya "

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengalaman Sahabatku Membuatku Membisu


Sobat eMKa Land yang berbahagia, semangat tetap menyalakan walaupun mendung?" Teras Melly Kiong"selalu siap menyeduh teh ilmu bagi kita semua.

Pasti banyak yang bertanya-tanya apa sih eMKa episode 1, 2, 3 ? Puji Tuhan, Alhamdulillah, dan Omithofo eMKa Land dipercaya dan diberi satu slot talk show di salah satu stasiun televisi. Kita sudah kemas dengan beda, dan pastinya sangat inspiratif dan akan membangun kesadaran kita akan banyak hal yang tak terpikirkan oleh kita.

Salah satu cuplikannya adalah yang akan saya share, saya selama ini hanya berempati pada sahabat saya untuk dirinya sendiri, saya begitu merasakan penderitaan dia sebagai single parent yang harus mengurus 3 putri sendirian. Namun setelah acara talk show kemarin, terlalu lebar tanggung jawab dia sebagai seorang ibu dan bapak. Tidak cukup hanya memikirkan materi yang terlihat, namun sisi psikologi anak yang tetap mengharapkan figur seorang bapak tapi bisa berbuat sesuatu, yang menimbulkan kesalahpahaman yang selama ini membuat anak dan ibu tidak ada titik temu untuk bahagia, namun dengan Mindful Parenting, sobat kita yang hebatnya luar biasa memilih untuk berubah, sekarang hasilnya jauh lebih baik, dia jadi tidak egois dengan kecemburuan yang dia bangun karena merasa telah berbuat lebih banyak bagi anaknya.

Sungguh aku belajar, aku mengerti betapa luasnya samudera hati sahabatku dalam usaha menambal luka bagi anak-anaknya, ternyata hanya dengan empati yang bisa bangkitkan welas asih yang terekam kata-kata.

So sobat eMKa Land yang saya cintai, jagalah keutuhan keluarga kita demi kebahagiaan anak-anak kita, pengalaman sobat kita adalah cermin yang boleh kita hidupkan sebagai alarm.

Terima kasih, bagi sobat eMKa Land yang ada di Jakarta dan sekitarnya, jika punya testimoni perubahan setelah bergabung dengan eMKa land yang berguna untuk di-share demi anak-anak kita, saya tunggu partisipasinya untuk episode-episode mendatang.


Salam empati
Smile
Melly Kiong


"Ketika ego kita pasang didepan, maka tidak akan ada empati yang bisa terekam selamanya."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mari Upayakan Bersama Demi Anak-Anak Kita


Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia, terima kasih kepada yang selalu setia menunggu dan menyapa saya di "Teras Melly Kiong " suguhan teh kami terasa lebih indah jika kita bisa saling menyapa.

Sobat orgtua Indonesia yang hebat, jujur saya merasakan pemberitaan media yang begitu negatif tentang pribadi maupun instansi membuat kita bertanya apakah tidak ada rasa tanggung jawab media itu terhadap kehancuran yang semakin luas bagi negeri ini? Di mana lagi nurani itu bersembunyi?

Tetapi kemarin ada BBM yang memberitakan bahwa 3 anak yang hilang telah kembali dengan selamat karena jasa seseorang yang masih punya welas asih, dan ada lagi satu kejadian yang masih memperlihatkan kejujuran tertata indah, kemarin siang suami saya BB-nya ketinggalan di tempat makan, oleh yang menemukan di BC ke semua kontak yang ada hanya sekedar memberitahukan bahwa BB suamiku ketinggalan, dan semua orang yang menerima langsung telpon suamiku.

Hanya dua berita ini yang saya sebarkan kepada kedua putra kami, dan sisi welas asih yang masih bisa mereka ambil hikmahnya dalam kehidupan ini.

Sobat eMKa Land yang baik, dimensi ke-5 dari Mindful Parenting mengajak kita terus bangun welas asih dan meneruskannya kepada anak-anak kita, dan mari belajar melihat sisi baik dalam setiap kehidupan yang ada.

Mindful Parenting??? Solusi generasi Indonesia yang lebih baik.

Smile and always smile is a compassion.

Melly Kiong

"Cari sisi baik di balik keburukan adalah cara kita membangun welas asih."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cerita di Balik Isi Staples Bekas

Selamat pagi sobat eMKa land yang bahagia, sapaan lebih pagi sudah hadir di "Teras Melly Kiong" anggap saja morning call ya?

Tetap semangatkan, oh ya sebelum lupa bolehkan setiap yang menerima pesan ini yang baru bergabung dan belum pernah memberikan data nama kota asal serta no telpon, tolong diberikan untuk menghindari sewaktu-waktu BB bermasalah jadi kita tetap bisa terhubung.

Pagi-pagi di meja belajar ada isi steples yang sudah kami simpan bertahun-tahun, jadi teringat alasan kami kumpulkan isi staples tersebut.

Ceritanya ketika kami berlibur dan nginap kami menemukan sabun yang di dalamnya ada isi staples dan melukai saya. Setelah itu segera saya ambil sabun yang ada isi staplesnya dan ceritakan ke Julian, bagaimana isi staples itu bisa menyakiti kita, saya kenakan sedikit ke tangannya dan dia merasakan sakitnya. 

Habis itu saya mengajak dia berandai-andai jika bapak pemulung yang mengambil sampah kita dengan tangannya dan tiba-tiba kena staples tajam yang kita buang dengan sembarangan, akhirnya kami sepakat jika di rumah buangnya ke satu kotak, tetapi jika di luar rumah mereka akan membungkusnya dengan tisu atau kertas.

Mindful Parenting dimensi kelima mengajak orangtua membangun hati yang punya belas kasih dalam tindakan sehari-hari supaya anak-anak tidak menjadi orang yang tidak peduli pada sesama. Sederhana bukan? Hanya satu isi staples, kita bisa mengukir karakter belas kasih bagi anak.

Yuk coba untuk selalu kreatif, pasti banyak yang punya pengalaman share dong di sini.

Always smile kan?
Melly Kiong


"Welas asih akan tumbuh dalam diri anak jika orangtua selalu memperlihatkannya."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS