RSS

Aku Boleh Lega dan Sangat Lega


Walau aku selalu memperlihatkan betapa kuatnya fisikku sampai orang pun lelah melihatnya, namun hari ini harus kuakui kalau aku butuh waktu sebentar untuk istirahatkan badan dan jiwaku. 

Ketika aku terbangun, aku membaca testimoni yang dirangkum oleh Ady, sungguh membuatku meneteskan air mata bahagia dan lega, bukan karena pujian yang diberikan, melainkan jalan menuju kebebasan dan kebahagiaan anak-anak masa depan sudah begitu nyata di depan mata.

Hari ini aku katakan apa yang aku rasakan selama ini, dan mengapa eMKa Land ini harus terwujud?

Karena di setiap aku mendengar anak-anak tertawa, entah kenapa yang terdengar olehku adalah tangisan anak-anak yang menghendaki kebebasan karena terpenjara jeruji kasih sayang imitasi yang dibangun oleh orangtuanya.


Kini aku sudah menemukan cara untuk membebaskan anak-anak itu karena aku tidak sendirian, aku atas nama anak-anak mengucapkan terima kasih atas kerendahan hati orangtua yang telah memilih berubah demi kebahagiaan anak-anaknya. Aku masih terus menunggu partisipasinya dalam email, bukan untukku melainkan untuk kebahagiaan nyata bagi anak-anak kita semua. 

Tak ada yang mustahil jika kita mau mengendalikan emosi dan meletakkan kesombongan kita untuk berani memutuskan "berubah" maka kita akan melihat perubahan itu nyata dan indah. 

Mari jadikan eMKa Land sebagai ladang perubahan buat diri kita menuju orangtua yang pantas untuk dicintai dan dihormati dan pasangkan chips Mindful Parenting sebagai kunci utamanya.

Selamat berubah dengan penuh kesadaran.


Salam kebebasan
Melly Kiong

Bagi yg membutuhkan kumpulan email testimoni silakan tinggalkan alamat email dan kami akan kirim kembali.

"Orang yang masih mengunci diri di dalam tidak akan menemukan kebebasan walaupun sudah di depan ruangannya."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kapan Sih Anak Bisa Diajarin Konsekuen?


Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, silakan nikmati bakpau, bakcang enak kiriman sobatku Sinta dari Singkawang. Terasa lebih lezat karena ada misi dan cinta di dalamnya apalagi ditemani teh hangat wangi.

Sungguh banyak orangtua yang mengeluhkan anak-anak sekarang tidak konsekuen. Pertanyaannya: Apakah orangtua sudah mengajari anak atau mungkin belum tahu caranya? Ataukah orangtua tiba-tiba saja mengharapkan anaknya bisa punya sikap konsekuen sendiri? Bisa jadi... ehmmm.

Sobat orangtua, jika kita kreatif lewat sebuah es krim kita bisa lho mengajari anak konsekuen seperti yang kami lewati.

Ketika anak dalam kondisi sehat tidak batuk dan lain-lain, kita bisa tawarkan es krim, kita yakinkan kembali dengan bertanya kepada anak apakah dia batuk? Jika dia jawab "tidak", kita langsung kasih pengkondisian karena dia tidak batuk lho, maka dia boleh makan es krim diulang-ulang sampai anak ngerti

Ternyata kebaikan hati orangtua yang menawarkan es krim terlebih dahulu memberi peluang buat anak minta kedua kalinya, tanya kembali apakah dia batuk? Jika iya, tegaskan karena dia batuk maka dia tidak boleh makan es krim dan diulang berkali-kali. Akhirnya si anak mendapat 2 kondisi, boleh kalau tidak batuk dan tidak boleh kalau sedang batuk. 

Akhirnya untuk yang ketiga kali si anak tidak tanya lagi melainkan dia cek dulu kesehatannya. Kkasih tahu "Mama kalau Ian tidak batuk mama belikan es krimnya 2 ya?" (Banyak cara kreatif ada dalam 3 buku saya ) 

Mindful parenting tidak menghakimi diri sendiri dan anak melainkan selalu cari cara untuk melakukan perubahan yang tepat demi anak-anak, lupakan yang lalu tetapi marilah belajar dari sekarang.


Selamat pagi
Salam smile
Melly Kiong
@mellykiong

Jangan salahkan orang yang belum sadar, karena kesadaran itu hanya ada pada orang yang bijaksana

*Untuk pemesanan buku silakan hubungi Teresa 0858 8180 9288

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bergosip Dengan "Eling" Yuk...


Sorry ya pagi ini tidak sempat berkarya, tetapi tetap copy paste dari sobatku Livena dengan indah.

Happy Minggu dag dig dug
Melly Kiong
-----------------------------

Di Yunani kuno, Socrates terkenal memiliki pengetahuan yang tinggi dan sangat terhormat. Suatu hari seorang kenalannya bertemu dengan filsuf besar itu dan berkata, "Tahukah Anda apa yang saya dengar tentang teman Anda?"

"Tunggu sebentar," Socrates menjawab. "Sebelum Anda menceritakan apa pun pada saya, saya akan memberikan suatu test sederhana yang disebut Triple Filter Test.

Filter pertama adalah KEBENARAN.
"Apakah Anda yakin bahwa apa yang akan Anda katakan pada saya itu benar?"
"Tidak," jawab orang itu, "Sebenarnya saya HANYA MENDENGAR tentang itu."
"Baik," kata Socrates. "Jadi Anda tidak yakin itu benar. Baiklah sekarang saya berikan filter yang kedua."

Filter kedua adalah KEBAIKAN.
"Apakah yang akan Anda katakan tentang teman saya itu sesuatu yang baik?"
"Tidak, malah sebaliknya…"
"Jadi… " Socrates melanjutkan, "Anda akan menceritakan sesuatu yang buruk tentang dia, tetapi Anda tidak yakin apakah itu benar. Anda masih memiliki satu kesempatan lagi, masih ada satu filter lagi, yaitu filter ketiga.

Filter ketiga adalah KEGUNAAN.
"Apakah yang akan Anda katakan pada saya tentang teman saya itu berguna bagi saya?"
"Tidak, sama sekali tidak."
"Jadi… " Socrates menyimpulkannya, "bila Anda ingin menceritakan sesuatu yang belum tentu benar, bukan tentang kebaikan, dan bahkan tidak berguna, mengapa Anda harus menceritakan itu kepada saya?"

Itulah mengapa Socrates dianggap filsuf besar dan sangat terhormat.

Gunakan triple filter test setiap kali kita mendengar atau Menyampaikan sesuatu tentang kawan kita. Jika bukan KEBENARAN, bukan KEBAIKAN, dan tidak ada KEGUNAAN positif, tidak perlu kita terima atau kita sampaikan. Dan apabila kita terlanjur mendengarnya, jangan sampaikan pada orang lain, dan jangan menyakiti hati orang lain…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mari Kita Bayangkan Bersama


Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, nggak apa-apa 'kan kalau "Teras Melly Kiong " hadir lebih pagi? Maklum tergantung kondisi. Silakan ngeteh yuk ada kue mangkok lho.

Kemarin pagi sebenarnya ada hal yang begitu bahagia buat saya untuk sharing. Namun kepulangan saudara kita Uje ke Sang Pencipta lebih penting untuk kita hormati dan kita kenang. 

Saya pribadi tidak menyangka getok tular ilmu yang saya himbau begitu cepat dipraktikkan oleh sobat kita Lia di Pontianak, dan setelah saya mendapati apa yang telah Lia lakukan, sungguh saya yakin bahwa ini bukan harapan kosong lagi, ini bukan lagi wacana jika kita semua mau belajar mempraktikkan seperti yang Lia praktikkan. Dan sobat Ben dari Wonosobo juga begitu semangat mau membantu koordinir eMKa Land Jawa Tengah benar-benar menyulut semangat untuk terus melangkah bersama. Dan masih banyak testimoni-testimoni yang dirasakan oleh sobat-sobat eMKa Land di dalam diri sendiri, di dalam diri anak dan dalam keluarga. 

Mindful Parenting adalah pintu kebahagiaan bagi anak-anak kita, dan kebahagiaan keluarga Indonesia

Mari bergandengan tangan, praktikankan Mindful Parenting dan kemudian share-kan apa yang kita rasakan kepada siapa pun yang ada di sekitar kita.


Smile
Melly Kiong

-------------------- Terima kasih Lia....

Di kampung tempat sya mengajar Ibu2nya Üϑђα coba saya dekati saya jelaskan tentang Mindful Parenting semua kayaknya tertarik Ω semangat.

Walau ƍa͡k baca bukunya tapi penjelasan saya C∕̴Ɩℓнάмϑuℓiℓℓάн kayaknya ъĩڪα bikin mereka mengerti dengan bahasa simple-simple saya jelaskan.

Di kampung dengan kebiasaan mendidik anak S̤̥̈̊à♍à sapu lidi, tetapi setelah mendengar Mindful Parenting ƍa͡k Ԃ-lagi sapu untuk anak-anak :D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Generasi Bahagia Sudah di Depan Mata


Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, saya semalam niatkan diri untuk menyeduh teh terwangi dan terpagi di "Teras Melly Kiong" sebagai ucapan terima kasihku atas kerjasama yang baik dari semua sobat dalam usaha membangun kepedulian dan membuat komunitas ini menjadi komunitas yang berkualitas.

Sesuai dengan ciri khas kita Senyum, salam, sapa dan sahut... Sudah  keren banget semakin banyak yang menyapa, semakin banyak yang memberi salam, dan semakin banyak yang memberi sahutan walau lagi sibuk kerja. Dan saya juga bisa melihat senyum semua orang dari jauh.

Ternyata hampir semua yang menyahut semalam sedang melakukan kegiatan bersama anak-anak, tidak peduli pria atau wanita. Ada Pak Unthu yang membacakan buku buat anaknya karena sudah ditinggal 3 hari, kebanyakan menemani anak belajar, banyak juga yang kasih apresiasi ke anak karena sudah selesai ujian, intinya semua melakukan hal-hal yang baik bagi anak.

Dan bahagianya lagi banyak yang mengakui berubah emosinya dalam menghadapi anak-anak, karena mempraktikkan Mindful Parenting yang mengedepankan empati.

Sobatku kalian begitu hebat, aku mewakili anak-anak kalian mengucapkan Gan En, dan terus tularkan kebajikan ini kepada semakin banyak orangtua di mana pun kalian berada, mari bersatu dan selamatkan generasi anak-anak kita mulai dari sekarang. Blog kita eMKa Land sudah dikunjungi lebih dari 3.700 orang adalah hal yang sangat positif. Kami dari manajemen eMKa Land terus berupaya melakukan peningkatan sosialisasi agar virus ini bisa menyebar ke segala arah, dan kami tidak bisa sendirian.

eMKa Land adalah komunitas milik bersama, oh ya yang IPB, Trisakti, eMKa Land Pontianak silakan kunjungi blog dan lihat siapa yang narsis-narsis di dalamnya ya?

Let's rock the world with our love, make our children smile forever.


Love and smile
Melly Kiong

Cinta dan kasih dua kata ajaib yang bisa menggilas segala kebencian.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jeritan Hati yang Terekam Pilu


Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, walaupun harus terburu-buru, namun karena rasa tanggung jawab dengan "Teras Melly Kiong" saya tetap menyeduhkan ilmu dalam cangkir teh nan hangat.

Masih terasa kebahagiaan semalaman karena semua sobat yang waras tertawa terbahak-bahak... Saya tidak bilang yang tidak tertawa tidak waras ya... he he he.

Kemarin sungguh hari membahagiakan, karena saya diberikan kesempatan sharing bersama mahasiswa Trisakti oleh sobat kita dosen Melanie, bingung 'kan parenting dikaitkan dengan jurusan design? Ternyata tidak, setidaknya sharing dengan mereka bagaimana membangun generasi mindful yang penuh kesadaran mengubah yang tidak baik dan mempertahankan yang baik di masa muda mereka, kita yakin mereka adalah pewaris indah bagi bangsa ini 10 tahun ke depan. Mereka adalah calon orangtua pendidik generasi emas 20 tahun yang akan datang.

Walaupun bahagia, tetap ada tersisa rasa pilu di akhir acara ketika seorang mahasiswa yang merasa buntu berkomunikasi dengan orangtua yang tidak bisa mendengarkan. Bagaimana komunikasi satu arah yang diterima, membuat mahasiswa itu memendam rasa yang berakibat pada kesehatannya. 

Wahai orangtua yang ada di eMKa Land, mari jadikan jeritan anak itu sebagai alarm bagi diri kita, bukalah hati dan telinga buat anak-anak kita bersuara dan hargai pendapatnya. Mari bangun hubungan yang nyaman sehingga anak-anak kita tidak mencari solusi di luar. Berempatilah dengan mereka. Jadilah orang pertama yang mengetahui permasalahannya.

Saya bisa merasakan apa yang dirasakan anak itu, dan yang bisa saya lakukan adalah memberi empati dan mengajaknya untuk menyadari bahwa dia juga harus berempati bagaimana menjadi orangtuanya sekarang ini. Semua tidak mudah, tetapi kita harus mencobanya.

Semakin yakin jika orangtua mempraktekkan Mindful Parenting dengan baik hasilnya akan sangat indah.


Salam smile
Melly Kiong

Empati adalah kunci kebijaksanaan yang tidak bisa dibeli namun hanya bisa digali ke dalam diri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Foto Seminar "Mindful Parenting with Hakasima"

 Pontianak, 14 April 2013

Demo pruduk Hakasima



























  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kopdar Kedua yang Luar Biasa di Pontianak





Acara seminar yang kami rancang untuk anggota eMKa Land  yang ada di Pontianak jujur tidak semulus yang kami duga, namun  kami sangat bahagia dengan  kerja sama  dan usaha  yang begitu keras dari teman teman eMKa Land sampai akhirnya kami mendapatkan sebuah hasil yang begitu memuaskan dan sangat mengagumkan.

Dari kedekatan  yang kami bangunkan  selama  ini melalui BC yang dilakukan setiap hari, ternyata membuat banyak sobat eMKa Land  yang merasa sudah tidak asing lagi dengan  sosok seorang Melly Kiong, dan saking antusiasnya sampai mereka benar-benar mengajak teman-teman  lainnya agar ikut bagian  juga dalam acara seminar, sungguh kondisi yang membahagiakan apalagi banyaknya testimoni yang begitu antusias bergabung dengan  eMKa Land  sampai saudari Mariana  dengan sukarela dan sukacita memberikan  PIN BB-nya agar bisa menjadi ladang untuk  pihak lain  mendapatkan  BC eMKa Land  setiap hari.
Dan  yang paling mengharukan adalah bagaimana ceritanya EO dadakan  dengan  berlika- liku memperjuangkan  suksesnya acara, berbagai penolakan dan  isu yang menjatuhkan sungguh adalah pembelajaran yang luar biasa dan  besar harapan kami ke depan  komunitas yang terbangun benar-benar adalah komunitas yang berkualitas sesuai tujuan awal kami membangun eMKa Land.

  Sekali lagi kami sangat berharap eMKa Land  di daerah daerah yang lain  bisa mencontoh semangat eMKa Land Pontianak  dalam  berbuat sesuatu yang bertujuan  lebih baik dan kami akan jadikan Pontianak sebagai percontohan dengan komunitas  yang berkesinambungan.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mindful Parenting dan Fengsui



Mengubah pola  asuh  bergandengan  tangan dengan INTI

Inti adalah salah satu organisasi terbesar bagi orang-orang Tionghua  yang  mana  INTI singkatannya Indonesia Tionghua, dari sejarah pergerakan awal sampai sekarang perkembangan komunitas  ini luar biasa,  mereka  melakukan banyak perjuangan  yang awalnya untuk  memperjuangkan  dihapusnya diskriminasi yang terjadi terhadap orang-orang Tionghua, sampai sekarang terbangun  sebuah gerakan  kepedulian  atas nasib  bangsa dan mengusung pluralisme yang berkesinambungan  antar anggota yang begitu mengagumkan.

Dan sejalan dengan  waktu komunitas ini juga membangun kegiatan-kegiatan yang nyata, konsep kepedulian  terhadap dunia pendidikan  juga mereka lakukan  melalui program Pelangi mereka. Dan  sejak ada pembicaraan yang kerkelanjutan dengan salah satu pengurus INTI pusat, membuat mereka merasa tertarik bahwa mereka setuju perlunya perubahan  moral dan etika  yang sangat tergantung pada perubahan  dari sisi orangtua terlebih dahulu. Akhirnya berkat dukungan  dari pihak BRI Roxy, pihak INTI mengajak saya dan  sahabat saya yang Master Feng Sui yang bernama  Suhana  Lim, untuk melakukan seminar bersama  pada tanggal  20 April 2013 sekalian  merayakan  hari Kartini, kami yakini  bahwa  di pundak seorang ibulah negara ini akan tegap berdiri.

Dan sungguh sebuah momen seminar yang membuka  mata banyak  peserta  bahwa  tugas  mendidik  memang mereka akui harus dimulai dari rumah.
Kesadaran  akan pentingnya mendidik sungguh menjadi perharapan  yang baik  bagi perubahan  bangsa  melalui pola asuh yang baik  bagi orangtua untuk  membangun generasi bangsa yang lebih bahagia dan akan Generasi Emas  sudah di depan mata.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jangan Lari Tetapi Hadapi


Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, tetap semangat dengan aktivitas yang banyak bukan? Wow tidak perlu mengeluh tetapi hadapi dan nikmati" Teras Melly Kiong" juga menampilkan foto PP yang kerenkan??? Face it...

Terima kasih Mas Andries atas fotonya yang keren itu dan jadi bahan renungan yang bagus. Sobatku, begitulah kondisi yang sedang terjadi di negeri kita ini, kita adalah warga dunia yang tidak luput dari perkembangan teknologi yang begitu dahsyat di era Globalisasi ini. 

Dulu saya pribadi juga merasa ingin berbeda dengan sekeliling kita, mereka duduk semeja tetapi tidak saling bicara saat menikmati makan, saya bersama anak-anak melakukan yang berbeda main jari-jari, semasa kecil bisa diterapkan tetapi seiring dengan perkembangan usia mereka yang mulai remaja saya merasa kok tidak bijaksana hanya pikirkan maunya saya? Akhirnya saya putuskan "hadapi", sebelum makan saya ajak mereka ngobrol saja terus menerus, gaya komunikasi yang harus disesuaikan, ternyata kami saling tahu apa yang dilakukan dan jadi bahan diskusi juga, ketika suami search youtube kita bisa bicarakan tentang penyanyi di Indonesian Got Talent, bagaimana usahanya mencapai sukses, jika anak-anak lagi chat sama temannya bisa tahu sedikit dengan siapa dia chat, tanya kabar temannya... sok akrab deh dikit. Kalau saya pakai chat sama teman ya bisa share juga permasalahan yang sedang dihadapi banyak keluarga, ternyata bisa juga ambil positifnya. 

Intinya semua sesuai dengan konsep Mindful Parenting, hiduplah disaat sekarang ini, tidak menghakimi diri sendiri dan anak, belajar melihat semua sisi yang positif, dengan mindful kita bisa melihat setangkai mawar adalah sampah dan setumpuk sampah adalah mawar yang indah. 

Mari sobat, hadapi bukan hindari karena kita tidak tahu kapan anak-anak kita akan ketemu sesuatu yang selalu kita hindari. 

eMKa Land adalah komunitas yang selalu eling setiap saat.


Smile always
Melly Kiong
@mellykiong


Ketika kita hanya melihat keluar dengan pandangan yang salah selamanya kita tidak ada menemukan yang namanya kebenaran.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ingat Masukan Manjur Suamiku


Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia, mohon maaf agak telat tetapi tetap hadir, silakan icip-icip biskuit Kong Guan biskuit masa kecil dulu dengan teh hangat.

Pasti ada yang punya nostalgia dengan biskuit Kon Guan, bukan?

Kemarin setelah menyaksikan ulang, "tayangan" adik iparku yang marah-marah dengan anaknya yang tidak konsentrasi bikin PR di saat sepupu lainnya main, seperti memutar kembali film lamaku dulu. Sat itu Julian dan Matthew yang hari Minggu saatnya mereka libur tetap harus bikin PR kumon, dan ingat betul bagaimana iparku mengingatkan aku kasihan anak-anak libur tetap diminta bikin PR.

Dan yang lebih menggigit adalah masukan dari suamiku, meminta saya mengedepankan diskusi dengan anak apa yang mereka mau, dengan catatan tujuan akhir bersama tercapai dan mereka selesai buat PR.

Kedepankan dulu apa yang diinginkan anak, dipikir-pikir betul juga dan saya bilang ok, Minggu tidak akan ada yang bikin PR jadi bagaimana solusinya? Akhirnya anak-anak yang memutuskan PR mereka sudah selesai di Jumat.

Namanya anak-anak kita juga perlu kasih kesempatan mereka untuk konsekuen atas apa yang sudah mereka putuskan, dan walaupun kadang ada yang meleset yang penting mereka tetap memegang komitmen bahwa PR mereka harus selesai bagaimana pun caranya.

Mindful Parenting sungguh menyadarkan kita sebagai orangtua untuk mencapai tujuan dengan lebih cerdas, tanpa menguras emosi,cukup berikan ruang kepada anak kita untuk didengarkan dan diskusikan dengan mereka. 

Bahagiakan anak sesungguhnya telah membahagiakan diri kita sebagai orangtua, mari terus menggali diri ke dalam, dan kita perbaiki bersama di eMKa Land.

Salam smile
Melly Kiong
@mellykiong

Air hujan tidak bisa menembus atap genteng yang kokoh, begitu juga pikiran yang jernih, tidak mudah dipengaruhi pikiran buruk itulah kebijaksanaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Anak Jujur

Am:
Mumpung ingat ibu, maaf ya harus malam-malam terus, soalnya inilah saatnya santai. "̮ћϱћϱ (♥̃͡♥̃͡) ћϱћϱ"̮.... Oiya ibu, mau nanya ni..... Kanti 'kan udah diajarkan, jujur, terus berani mengemukakan pendapatnya....  Tapi terkadang itu membuat aku agak gimana gitu... :s. 

Dirumah aku 'kan ada juga sepupu yang tinggal dan udah bekeluarga, biasa dipanggil tante Tuti oleh Kanti... Terus Kanti melihat dia nggak pernah di rumah walau sudah malam  dan sholat... Jadi tadi pas waktu magrib Kanti ketemu dia, dan kanti tanya Tante Tuti mau apa?

Tantenya jawab Tante Tuti mau pergi les (Tuti ini guru PAUD).   Dijawab Kanti... Kok les malam-malam, ini 'kan waktunya magrib harusnya 'kan kita sholat bukan malah pergi... Mana tiap malam lagi perginye... Kenapa gitu Tante???...  Tantenya langsung pergi aja tanpa ngasih jawaban apa-apa... Menurut ibu, dengan Mindful Parenting aku harus gimana ke Kanti????  Pas kejadian aku dengarnya pas di dapur dan Kanti ngomong-nya di kamar tantenya itu...

Melly Kiong (eMKa):
Puji Kanti yang sudah tahu kapan waktu sholat, dan tetap pertahankan, serta minta dia juga jangan lupa ingatin mama jika mama lupa. Kalau mau ngingetin Tante sebaiknya tidak dengan suara keras, karena kita tidak boleh mempermalukan orang lain apalagi tante kita

Am:
Õo°˚˚ºo:Ooº°˚˚°ºÕ gitu ya bu... Soalnya terkadang saking polos dan jujurnya jika makanan atau sikap dan sifat orang yang nggak baik... dia ngomong di depan orang tersebut... Walau tujuannya cerita sama maminya tapi suaranya keras bangetz sampe orang yang diomongkan kadang salah tingkah... X_X

Melly Kiong (eMKa):
He he tanya dia menurut dia baik tidak?

Am
Jawabnya itu tidak baik mami... Tapi Kanti selalu lupa :D
({})ƭћǟπƙ-Ǚƭћǟπƙ-Ǚ({}) ya Ibu...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS