RSS

Mendisiplinkan Jam Tidur Anak

Selamat pagi sobat eMKa yg bahagia.Kabar baik pastinya ya.Selamat bahagia buat kelahiran putra Sulastri semoga anaknya adalah anak bahagia krn mamanya setia belajar di eMKa Land.

Atas permintaan bp Imam hari ini kita bahas topik bgmn mengatasi jam tidur anak.Saya pribadi sgt bahagia, krn ibu2 salah kalau berpikir bapak2 tdk peduli.


Nah dlm Mindful Parenting memang sgt dituntut kesadaran yg tinggi akan sebuah kesalahan kondisi yg ada bukan anak yg hrs dibereskan melainkan diri orgtua.

Cb kita cari sebabnya:
- kamar orgtua ada televisi dan anak juga ada.
-kamar anak designya lengkap, ada mainan, meja belajar, buku cerita dll.
-dr bayi dibiasakan ank blm ketemu slh satu dr orgtua tdk tidur dan hrs diajak main dan ada nada bangga waktu menceritakannya.
- anak disuruh tidur , tp orgtua msh nonton dll.
-dr bayi itu dianggap tdk apa2 krn sayang.


Coba bayangkan habit yg sdh terbiasa skrg tiba2 kita begah dan mau mengubahnya.shrsnya dulu sayang skrg tetap hrs sayang bukan?he he

Ok jgn pikir yg lalu, dan mulai menata kembali diri kita, yuk disiplinkan diri kita kembali, kosongkan kamar hy tersisa lmr baju dan tempat tidur, ajak anak buat aturan main baru jam 9 semua masuk kamar dan orgtua biasakan diri ajak anak ngobrol atau cerita 5 mnt sblm tidur ini adalah kebiasaan yg sgt baik utk mem€bangun kedekatan dgn anak dan mendengar apa yg mrk rasakan sepanjang hari sbg penutup malam.Kamar orgtua juga tanpa televisi jika mungkin, spy anak melihat adanya persamaan kondisi dan jgn salahkan mata anak yg tertuju kpd mainan yg ada disekitar kamar krn kita yg memberikan kesempatan mrk memajangnya.

Cobalah usahakan cara cara diatas, dengan kita yg berubah, hindari anak harus tidur sementara kita masih nonton dan melakukan aktivitas lain.

Tak ada yg tak mungkin diselesaikan dgn Mindful Parenting.
Mindful Parenting??Solusi utk generasi Indonesia yg lebih baik.


Salam semangat
 

Smile
Melly Kiong
@mellykiong
 

www.emkaland.blogspot.com

NB: 
Maaf, tulisan ini belum sempat diedt, persis copy paste dari kiriman Melly Kiong. Yang penting di-posting dulu, nanti pasti diedit kok.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Prihatin Saja Tidak Cukup Selesaikan Masalah

Selamat pagi sobat eMKa yg berbahagia.Semangat Senin ya, klasik sekali jika kita bilang hrs semangat jika kita tdk tau caranya.Sederhana sekali bikin rcn yg sebanyak2nya setiap hari jd tdk ada hari tanpa rcn,dan yg utama realisasikan rcn itu semaksimal yg kita bisa.

Kmrn lg jln di mall sy mlht seorg anak gadis dgn celana yg sgt pdk seraya berguman apakah seorg wanita akan terlihat sexy dgn memperlihatkan bagian tubuhnya? Jd teringat hsl seminar bersama Pak Po yg memberikan riset ttg bgmn tingkat kebutuhan laki2 akan sex yg sgt tinggi dan ini adalah hal alamiah yg tdk bs kita hapus dgn hujatan dan kemarahan.

Khusus utk ibu2 yg py ank perempuan, belajarlah cari informasi ttg otak manusia pahami perbedaannya, dan bentengi anak2 kita dgn memberikan modeling berpakaian yg sopan, serta diskusikan dgn anak ttg bahaya yg tdk mrk sadari sblmnya, dan katakan kepada anak , sexy akan terlihat jika anak tau bgmn memadupadankan pakaian yg akan dipakai.

Jika py anak laki2 beritahu mrk seorg laki2 boleh diskusikan apakah mrk nyaman jika py saudara, atau pasangan yg berpenampilan krg nyaman, dan jdkan itu sbgm kesempatan bagi anak kita utk berpikir dan mengambil keputusan kelak mana yg akan dipilihnya.


Mindfuld Parenting tdk menutup mslh dgn cara lama, tetapi memberikan anak kesempatan utk mengetahui, memahami dan utk memutuskan yg terbaik.


Sobat, jika kita semua bs menjaga, jika kita semua mengerti akn tgs dan kewajiban, sy yakin kita bs turut memperkecil kasus Ri terulang dgn nyata dr sekedar kita hy menghujat.
Mari mulai dr diri sendiri, lingkungan keluarga kita. 


Semoga eMKa Land akan jadi pelopor perubahan bagi kita semua ke arah yg lbh baik.
Utk yg tdk ada bb atau yg blm mulai dr awal bs mengikuti postingan yg dibuat Hendry F.Bdg www.emkaland.blogspot.com.
 

Mari saling diskusi dan saling belajar.
Mindful Parenting ??? Solusi generasi Indonesia yg lebih baik.



Smile Senin
Melly kiong
@mellykiong



NB: 
Maaf, tulisan ini belum sempat diedt, persis copy paste dari kiriman Melly Kiong. Yang penting di-posting dulu, nanti pasti diedit kok.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Momentum Bangun Kebersamaan

Selamat pagi sobat eMKa Land yg bahagia, dimanapun anda berada saya doakan semuanya baik baik saja.

Pagi ini headline Kompas bertuliskan "Momentum Bangun Kebersamaan" membangunkan semangat saya utk mengangkatkan topik itu juga disini.

Kita semua tau banjir hebat menerjang Jakarta, Ibu Kota dinyatakan lumpuh tak berdaya dan tak punya harapan.

Namun dibalik kisah kelam itu Jakarta mempunyai kekuatan dahsyat, semangat sukarelawan yg membuka dapur umum ditengah kepungan banjir, berenang di air keruh membagi bagikan nasi bungkus,siang malam bekerja mengevakuasi warga walau dingin menghadang.

Andaikan sisi ini yg kita konsentrasikan, maka tak mungkin tdk ada empati yg terbangun.
Kita bisa lihat betapa kesombongan akan kemewahan materi yg dimiliki sungguh tak ada artinya ketika bencana datang, kekuatan akan kekuasaan yg biasa dipertontonkan jd tdk ada artinya ketika kita butuh pertolongan.

Sungguh alam ini memberikan kita sumber yg begitu luas utk trs belajar dan trs belajar, belajar utk tdk menyalahkan siapapun, belajar utk introspeksi diri kembali bahwa bumipun sdh menyuarakan ketidak sukaannya pd manusia yg semena mena.

Mari kita titipkan karakter eling ini ke anak anak kita, agar mereka selalu belajar melihat sisi baik setiap kondisi dan sadar bahwa semua bisa diperbaiki jika mereka mau mulai dari sekarang.

Semoga dengan kesadaran dan waktu yg masih tersisa, kita msh mampu memberikan teladan kepada anak2 kita bgmn menjadi pribadi yg positif thinking dan bisa berempati pd alam dan sesama.

Kesombongan adalah sumber kehancuran, begitu yg diyakini Julian. 

Mari eling , mari sadar generasi Indonesia lebih baik ada di depan mata jika kita selalu bersama di eMKa Land.


Salam semangat
 
Smile
Melly kiong
@mellykiong


NB: 
Maaf, tulisan ini belum sempat diedt, persis copy paste dari kiriman Melly Kiong. Yang penting di-posting dulu, nanti pasti diedit kok.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hujan dan Banjir

Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia, sorry baru sempat nulis, karena dari pagi sibuk jawabin pertanyaan sobat-sobat yang begitu perhatian tentang kondisi saya sekeluarga. Terima kasih kami baik-baik saja.

Dari bencana banjir ini, ada banyak pembelajaran empati yang bisa kami komunikasikan dengan anak-anak, lewat tayangan televisi ada saudara yang seluruh rumahnya terendam, ada keprihatinan yang dipahami. Ketika bicara tentang Om Ady yang masuk kantor dengan susah payah melewati rintangan, ada tanggung jawab yang tersampaikan. Ada Tante Lina yang begitu mengkhawatirkan Mamanya yang kena banjir, ada perhatian anak ke orangtua yang pantas diteladani, bagaimana Bu Ries membuka dana nasi bungkus bagi korban banjir, ada peduli sesama yang tersampaikan, belum lagi kondisi motor mogok yang kena banjir yang mereka lihat sendiri, ada rasa prihatin yang mereka bawa. Bahkan ketika saya mengajak teman-teman mahasiswa IBII kumpulkan baju bekas untuk korban banjir Banten, ada contoh peduli nyata yang mereka rekam. 

Sobat orangtua, Mindful Parenting mengajak kita sadar bahwa kondisi seburuk ap apun selalu ada sisi baik yang bisa kita ambil dan bisa kita transfer ke anak-anak kita jika kita jeli melihatnya. Yuk dari bencana banjir kita selipkan empati pada anak-anak kita, agar mereka bisa ikut merasakan apa yangg dirasakan oleh saudara yang lain.
 

Jadikan sebagai bahan obrolan sama anak hari ini ya.

Mari tetap doakan dan sebarkan kepedulian apa pun yang bisa kita lakukan.

Semoga saudara yang kena musibah tabah dalam menjalankan cobaan, semoga kepedulian dan rasa persamaan nasib akan menggilas segala perbedaan yang ada.


Salam peduli
 

Smile
Melly Kiong
@mellykiong


Pola asuh berkesadaran adalah solusi bagi negeri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Georgia on My Mind

Mumpung masih segar dalam ingatan karena barusan nonton film "Ray Charles", walaupun tidak nonton sepenuhnya tapi cukup mengambil makna filmnya.

Penyanyi lagu "Georgia on My Mind" ternyata punya kisah yang sangat menginspirasi dunia, seorang anak tunanetra yang terpaksa dikirim orangtuanya untuk hidup di panti karena ketidakberdayaan secara ekonomi. Perpisahan yang sangat tidak dikehendaki oleh Ray yang tunanetra, dengan linangan airmata seorang ibu yang mencintai anak berpesan kepada Ray agar "jangan membuat orang menghina dirimu hanya karena kecacatanmu, lakukanlah itu untuk ibu." Sebuah pesan istimewa yang memberikan semangat seorang Ray kecil sangat berhasil menjadi legenda dunia, dan berhasil menjadi salah satu pejuang dihapuskannya diskriminalisasi di Georgia akibat penolakan beliau tampil dengan kondisi penonton yang terpisah antara kulit hitam dan kulit putih, sampai kena denda dan sanksi dilarang tampil di sana dan sampai pemerintah setempat memohon maaf puluhan tahun kemudian dan memberikan perhargaan atas usaha penghapusan diskriminalisasi di Amerika.

Seorang Ray, dengan keterbatasannya mampu melakukan banyak hal yang berguna bagi hidupnya dan bagi hidup banyak orang.

Dan cinta serta semangat seorang ibu yang selalu yakin akan kekuatan anaknya adalah sumbu semangat yang tak pernah padam.


So... sudahkah kita tumbuhkan rasa percaya diri pada anak kita dengan keyakinan yang sekuat ibunya Ray? Atau apakah kita malah selalu menakut-nakuti anak-anak kita?

Mulai yuk belajar dari Ibu Ray. Mindful Parenting mengajak kita untuk selalu belajar dari segala sumber yang ada dengan eling.


Benerkan dalam banjir masih ada semangat yang menyala, kepedulian dari sobat yang terus memberikan informasi tentang no. telpon darurat dan saling menanyakan kabar berita sungguh adalah semangat yang tak boleh padam selamanya.


Salam hujan mengguyur

Smile
Melly Kiong
@melly kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Semangat Dalam Banjir, Banjir Semangat

Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia, mendung, gerimis, dan banjir tidak akan mematahkan semangat kita untuk saling berbagi di eMKa Land.

Dari pagi terlihat kepedulian yang begitu indah banyak BBM yang datang dari teman, sobat, dan saudara menanyakan kondisi saya dan keluarga.

Belum lagi beberapa hari ini ada sobat eMKa Land di Bandung yang bernama Bpk Hendry begitu tulus dan semangat membuat blog buat eMKa Land dengan harapan bahwa saudara lain yg tdk punya BB bisa tetap mendapat manfaat dari eMKa Land buat keluarganya (info blog akan diumumkan selanjutnya setelah rampung).


Dan beberapa sobat dengan sukarela memberikan pin BB-nya untuk jadi agen eMKa Land daerah antara lain:
 

Serry, Pare-Pare: 28E43ED2
Ryny, Tangerang: 25D753CC
Tini, Tangerang: 26EBE03E
Linda Tan, Pontianak: 27A41476
Novita Ita, Jakarta: 2296A8B9


Mohon data ini bisa disebarkan supaya semakin banyak orang yang mau berusaha sadar untuk berubah menjadi orangtua yang baik bagi anak-anak.

Sungguh banjir semangat yang menyala, semakin membangkitkan harapan akan sebuah perubahan yang dimulai dalam komunitas eMKa Land.

Terima kasih atas ketulusan sobat-sobat yang luar biasa dan testimoni-testimoni setiap hari yang merasakan manfaat eMKa Land yang memberiku semangat untuk terus melakukan suatu yang positif.

Semua testimoni akan di-posting di web eMKa Land yang sedang dalam rancangan.


Mari kita bergandengan tangan, melangkah kecil melawan ketidakberdayaan dan tunjukkan bahwa kita mampu menjadi lebih baik dengan mengubah mindset kita sebagai pribadi yang lebih positif, menjadi orangtua yang eling, serta menata keluarga kita masing-masing, niscaya kita akan melihat indahnya dunia.

Cir-ciri anggota eMKa Land adalah selalu sabar, tidak terpancing oleh isu SARA, dan tidak mem-BC berita yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi sesama dengan bijaksana.

Saya sedang belajar menerima banjir dengan eling dan doaku sobat yang lain juga baik-baik semua.

Salam banjir semangat.
 

Melly Kiong
@mellykiong


Mindful Parenting??? Solusi generasi Indonesia yang lebih baik

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Efek Bahaya ke Depan

Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia. Semoga tidak ada yang kena banjir ya.

Semalam saya teringat seorang sahabat saya yang sangat menderita karena harus menikah lagi akibat perbuatannya, yang menurut pengakuannya hanya karena menuruti fantasinya yang terekam ketika dia bocah umur 8 tahun.


Pilihan sadar yang terlalu sulit baginya, karena anak-anak yang sudah besar dan lain-lain. Awalnya saya sangat marah dengan dirinya yang tidak tegas, namun setelah tahu apa alasannya dan penyebabnya, ternyata kerja alam bawah sadar yang terekam ketika anak-anak begitu besar pengaruhnya.


Sobatku orangtua, ketika kecil orgtua kita memang sangat tabu bicar tentang seks dan tidak ada media dan pengetahuan yang menunjang. Namun kondisi sekarang sudah berubah dan sangat berubah. Bisa dari mana saja, menurut dr. Boyke dan para psikolog sebagai orangtua kita harus memberikan pendidikan seks kepada anak kita sesuai dengan umur dan perkembangan psikologisnya.

Contoh ketidaksadaran sebagai orangtua seperti menerima gambar yang kurang pantas dan tidak segera dihapus, apalagi banyak yang menggunakan BB bersamaan dengan anak-anaknya. Apabila gambar itu terekam oleh anak-anak jangan salahkan anak-anak karena kerja alam bawah sadarnya.

Sobat eMKa, andaipun anak-anak kita bisa terlindungi baik oleh kita, namun jika suatu hari BB atau HP kita hilang dan pindah ke tangan anak kecil yang lain???


Kita juga ikut berpartisipasi atas kerusakan anak-anak.


Mindful Parenting mengedukasi orgtua untuk selalu berpikir efek terbaik bagi anak-anak sendiri dan juga anak-anak sekitar.

Mari jadi orangtua yang bertanggung jawab bukan hanya saat ini, melainkan bertanggung jawab selama-lamanya.


Kita boleh tertawa dengan melihat gambar yang bagi orang dewasa tidak masalah, namun tidak demikian dengan anak-anak kita.

Di sini, di eMKa Land ini kita expand bahwa belajar tidak selalu harus dari pengalaman kita melainkan juga dari pengalaman orang lain.

Mindful Parenting? Solusi untuk generasi Indonesia yang lebih baik.

Orangtua baik, keluarga baik.
Keluarga baik, masyarakat baik.
Masyarakat baik, negara baik.
Negara baik, dunia baik.


Yuk kita berpartisipasi dalam kebaikan bagi damai dunia.


Salam
Smile
Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS