RSS
Tampilkan postingan dengan label Teh Bijak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teh Bijak. Tampilkan semua postingan

Hebatnya Mbaknya (Mitra) Ibu Regina

Kamis, 18 Desember 2014 pkl 22.13

Selamat malam member eMKa Land yang luar biasa, pasti lagi nungguin "teh bijak" ya, ini saya seduh dengan bahagia.

Tadi pagi saya di-BBM oleh Bu Regina yang menceritakan bagaimana mbaknya (mitra kerjanya) yang mana anaknya ada di Lampung, sedangkan suaminya ada di Kalimantan. Mbaknya Bu Regina ternyata sangat melek teknologi dan bisa menggunakan fasilitas komunikasi yang tersedia, mereka bisa berkomunikasi bertiga lewat HP yang mereka punyai demi tetap terjaga komunikasinya.

Begitu saya dengar ceritanya, jujur saya bahagia dan saya merasa sangat terisnpirasi atas apa yang telah dilakukan oleh Mbaknya Regina.

Bagaimana dengan Anda?
Yuk belajar dan terus belajar
Smile Melly kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jaga Muka Mereka

Rabu, 26 November 2014

Selamat malam sobat eMKa Land yang berbahagia, malam-malam gini, minum teh bijak pasti enak deh. Yuk minum sama sama hangatkan hati kita dengan membangun rasa empati.

Tak ada orang yang tidak emosi bukan? Apalagi sama orang yang bekerja sama kita, ada aja salahnya. Nah ada untungnya saja bekerja dengan orang lain, jadi saya selalu kedepankan rasa empati, karena saya tidak suka dimarahi bos saya di depan umum, makanya jika ada mbak saya yang salah, saya akan panggil ke kamar untuk bicara berdua. Hasilnya mereka tidak merasa dipermalukan.

Mau nggak coba?

Selamat malam Melly Kiong

NB: 

Dana welas asih untuk Cicikku tercinta sudah saya tutup ya, terima kasih atas perhatian dan kasih pedulinya, saya atas nama keluarga Cicik mengucapkan terima kasih dan saya akan serahkan hari Minggu dan melaporkan dengan terbuka.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aku Pulang Lebaran 2 Minggu Ya

Rabu, 19 November 2014

Selamat malam sobat eMKa Land yang sudah menunggu dengan manis. Nih di sela-sela gerimis enakan juga ngeteh ya.

Kalau bicara tentang mbak, mitra kerja kita atau asisten RT, sepertinya ini jadi problem yang cukup menyita perhatian. Banyak yang bilang saya hoki karena punya mitra yang baik baik. Iyain aja deh karena tidak bisa jawab komentar semua orang. Padahal mereka tidak tahu bagaimana saya bangun kesadaran dalam diri untuk membuat iklim kerja yang memanusiawikan orang lain.

Layaknya saya ingin dimanusiawikan. Contoh sederhana: Kalau pulang lebaran sepertinya semua majikan mau mbaknya balik secepatnya sambil berkata "Ngapain sih lama-lama di kampung?" Kalau perlu mereka tidak pulang dan diberikan uang lebih. Bahkan Mbak Rini kalau izin pulang 2 minggu karena jauh, malah saya suruh pulang 1 bulan. Mengapa? Karena saya bisa rasakan ketika 2 hari saja saya tugas keluar kota sudah begitu kangen dengan anak-anak, dan saya bisa rasakan bagaimana rasanya Mbak Rini yang harus berpisah dengan anaknya selama 1 tahun karena bekerja pada saya.

Lagi lagi hanya empati yang membuat saya mampu pertahankan mereka semua, jadi bukan hanya hoki semata.

Selamat malam Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mbak Juga Manusia

Kamis, 06 November 2014

Selamat malam sobat eMKa Land yang berbahagia, sudah makan ya? Bagaimana melewati hari ini? Pasti indah. Begitu pun dengan saya, yang semakin optimis eMKa Land akan semakin banyak memberikan manfaat bagi anak-anak Indonesia.

Mendengar cerita dari mbak-mbak bagaimana mereka diperlakukan oleh majikannya, makan makanan yang tersisa dari anak-anaknya, rasanya benar-benar hal yang sangat tidak pantas dilakukan, apalagi kita menyatakan menitipkan yang paling berharga kepada  mereka.

Jujur saya sewaktu kerja dulu, pernah bertanya sama Julian, "Ian, mbak kalau siang ngapain saja ?" "Mama, mbak juga manusia, bisa capek ya, dia istirahat, nonton TV, yang penting ketika mama pulang kerja semua beres" begitu jawabannya yang sangat tegas membuat saya tertegun. Sejak saat itu saya tambah toleran kepada Mbak Rini dan Mbak Risky dan semakin menghargai hasil kerjanya.

Tidak perlu malu untuk memulai mengakui pentingnya kehadiran mereka dalam keluarga kita.

Selamat malam
Smile Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kalau Mitra Kita Takut, Artinya Kita Gagal Membangun Hubungan Kemitraan

Kamis, 23 Oktober 2014

Selamat malam sobat member eMKa Land yang luar biasa, saya sangat bahagia karena selalu punya kesempatan untuk berbagi dengan cara seperti ini. Teh bijak malam ini harusnya menyejukkan.
 

Kita selalu dingatkan untuk mencari cara dalam membangun hubungan kemitraan yang baik dengan bawahan kita atau asisten kita di rumah. Namun berapa banyak yang tahu cara mempraktikkannya, sehingga tidak jarang banyak yang menyalahkan bahwa asisten atau bawahan kita yang masalah. 

Jujur persepsi majikan itu galak sudah mendarah daging dan sulit dibantah, majikan selalu posisinya lebih tinggi itu sudah tak terbantahkan juga, dan secara tidak langsung akan memunculkan ketakutan dari asistern kita, dan ini yang kadang-kadang tidak disadari. 

Nah karena saya ingin mengubah persepsi itu dan mulai dengan menunjukkan bahwa saya beda, maka saya berusaha membuat kondisi senyaman mungkin buat asisten saya, tidak ada rasa takut, melainkan segan berbicara yang tidak jujur malah akan menumbuhkan tanggung jawab yang lebih berarti, bahkan menaikkan kepercayaan kita kepada mereka. 

Misalnya: ketika anak kita jatuh, karena kondisi dia tidak takut dan bukan dalam kondisi yang selalu disalahkan, maka dia akan jujur mengutarakan yang sebenarnya sehingga kita bisa ambil antisipasi dan solusi yang tepat. Coba kita selalu membuat mereka takut bicara apalagi selalu menyalahkan mereka, maka mereka malah akan melakukan kebohongan demi kebohongan. Jadi tidak akan bisa membangun hubungan kemitraan yang baik.
 

Coba deh buka kembali komunikasi dua arah yang memposisikan mereka selalu nyaman mengutarakan pendapat.
 

Selamat mencoba
Smile Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS