RSS
Tampilkan postingan dengan label Teh Bakti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teh Bakti. Tampilkan semua postingan

Hargai Perasaan Kami yang Mulai Sensitif Nak...

Senin, 15 Desember 2014

Selamat malam sobat eMKa Land yang berbahagia, pasti lagi nunggu Teh Bakti ya? Ini saya seduhkan ya, Selamat menikmat.

Saya ingat bagaimana almh. mamaku suatu hari tiba-tiba nangis tanpa sebab, dan setelah saya tanya terus-menerus, baru kemudian mamaku terbuka, bahwa dia ngompol di celana karena merasa semakin tua dan sangat khawatir merepotkan.

Saya bisa merasakan apa yang dirasakan, dan saya yakinkan bahwa itu adalah hal yang sangat wajar dan saya tenangkan hati mama, bahwa kondisi apa pun, sayalah yang akan merawat mama. Ternyata mama saya baru tenang.

Sobat sekalian, Sudah sering saya bertemu dengan begitu banyak orangtua yang sangat tidak mau menyusahkan anak, apalagi anak yang lebih berada secara ekonomi, sepertinya mereka menjadi orangtua yang sangat tidak berdaya. Tidak bebas namun mereka juga tidak berani mengungkapkan apa yang dirasakan. Betapa kasihannya kondisi orangtua yang harus takut menyusahkan anaknya. Bukankah itu hal yang sangat wajar sebagai balas budi anak kepada orangtua?

Yah rasanya belum terlambat untuk belajar lebih menghargai dan mengerti perasaan mereka dengan empati dan penuh welas asih bukan menghargai mereka karena apa yang mereka miliki.

Semoga bisa gunakan kesempatan yang masih ada.
Selamat malam

Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Orangtua Kita Ceritanya Berulang-Ulang? Biarkan

Kamis, 11 Desember 2014

Selamat malam sobat eMKa Land yang berbahagia, sebelum tamu saya tiba lebih baik saya seduhkan "Teh Bakti " ini terlebih dahulu, supaya saya tidak hutang terus.

Banyak anak muda yang kesel dengan orangtuanya yang menceritakan sesuatu berulang-ulang. Mungkin termasuk saya. Namun ketika saya pernah nonton sebuah film pendek yang memperlihatkan bagaimana seorang anak yang sangat emosi ketika bapaknya nanya dia berulang-ulang Untuk hal yang sama, namun ketika bapaknya masuk ke dalam rumah dan membawa sebuah diary menceritakan kembali bagaimana bahagianya mereka ketika anak kecil tersayangnya nanya berulang ulang untuk hal yang sama.

Film itu membuat airmata bersalah mengalir dengan derasnya. Dan selalu mengingatkan saya pribadi untuk memberi kesempatan buat orangtua menceritakan cerita yang berulang-ulang.

Sekarang saya sudah punya sarana ngeteh sambil memberi kesempatan mama mertua dan teman-temannya untuk memutar cerita lamanya yang berulang-ulang setiap pagi sambil ngeteh.

Selamat mencoba, dengarkan suara mereka dan rekamlah sebagai lagu yang tidak akan bisa kita putar kembali walaupun kita mau.

Yuk coba yuk..ladang deposito yang luar biasa ketika kita bisa memperlakukan mereka dengan baik.

Smile Melly Kiong


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bikin Hidup Mereka Lebih Hidup

Selasa, 02 Desember 2014

Selamat malam sobat eMKa Land yang baik budi dan penuh welas asih, sudah nggak sabar ya nunggu Teh Bakti malam ini? Syukurlah jika banyak yang haus untuk minum teh hidanganku.

Ketika mama mertua saya mau pindah dari Cirebon ke Jakarta, bukan hanya orgnya yang pindah namun buat saya harus pindahkan jiwanya juga, bagaimana mencari kegiatan yang tepat buat mereka agar mereka punya kesibukan dan bisa merasa betah di rumah kami.

Akhirnya kami putuskan untuk menjual makanan sesuai hobby-nya dengan buka pujasera waktu itu. Namun sepertinya rasa bosan selalu menyelimuti. Namun setelah meninggalnya papa mertua, saya semakin merasakan bagaimana rasanya kesendirian mama mertua karena empati yang ada.

Akhirnya saya mencoba membuat program bagaimana mereka bisa berkumpul dan punya komunitas yang sama, dan menjadikan hidup mereka lebih berguna dan bergairah bahkan bisa menghasilkan lagi. Entah kenapa terpikir membuat kelompok Smiling Oma dan proyek perdana buat cheesestick utk jalan2. Dan setelah program jalan-jalan selesai, malah mereka tertarik untuk program lain lagi. Kali ini mereka buat tempat buang tulang yang seperti di PP, sekalian saya ceritakan bagaimana produk yang dijual selalu ada di meja makan pembeli, bahkan semangat juang Oma jadi teladan.

Pokoknya mereka sangat bahagia, mereka malah tambah semangat.

Semoga Smiling Oma jadi bagian perubahan yang sangat nyata.

Smile Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Selera Orangtua Kita Tidak Sama Sangat Wajar

Selasa, 25 November 2014


Selamat malam sobat eMKa yang berbahagia, Teh Bakti pasti ditunggu tunggu ya? Ini saya seduh yang hangat.

Saya selalu membelikan baju mertua dan mama mertua dengan model yang sama, namun warna dan ukuran saja berbeda. Mama saya tidak pernah protes dan selalu memakainya, namun mertua belum tentu. Tetapi di sini yang salah adalah saya, tidak bisa menyamakan rasa dengan orang yang berbeda. Dan mereka punya selera yang tidak sama. 


Akhirnya beberapa tahun belakangan saya akan bawa mereka memilih sesuai dengan selera masing-masing.

Hal yang sangat sepele dari corak baju dan selera, namun sering saya melihat karena baju dan selera bisa menimbulkan banyak ketidaknyamanan.

Jika kita mampu berempati, maka kita tidak akan memaksakan.

Coba yuk, apakah kita termasuk yang suka memaksa? Tapi sumbang saran atas baju yang pantas juga perlu lho, kadang ukuran badan sama model baju kurang diperhatikan.

Yuk benah benah diri demi orangtua yang lebih bebas dan bahagia.

Smile Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kue dan Teras Pembawa Kebahagiaan

Selasa, 18 November 2014

Selamat malam sobat eMKa Land, lagi nunggu seduhan Teh Bakti 'kan? Saya selalu bertanya apakah orang-orang punya masalah dengan mertuanya? Kebanyakan bilang tidak. Kalau saya tanya lagi apakah tinggal bareng mertua? Jawabnya tidak juga. Dalam hati saya sudah tidak satu rumah masih masalah itu "terlalu" namanya.

Saya share dengan kebaikan yang selalu saya dapatkan, setiap mertua ke luar rumah, terutama ke pasar selalu memikirkan kue apa yang akan dibawakan untuk ngeteh bareng. Ternyata terasku menjadi pelengket hubungan yang baik. Menikmati kue pemberian mertua ternyata kita juga sangat membahagiakannya. 

Boleh tuh ide bikin teras di depan rumah.

Selamat malam Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kuncinya, Empatilah Buat Mereka

Selasa, 11 November 2014 

Selamat malam sobat eMKa Land yang berbahagia, musim hujan mulai tiba dan hati-hati jaga badan, seduhan "Teh Bakti" semoga ikut memberikan energi.

Kepergianku ke Malang membawa "Smiling Oma" sungguh menyisakan banyak pembelajaran dan banyak hal yang harus jadi refleksi diri sebagai anak.

Saat berkumpul bersama teman-teman sebaya memang sungguh amat menyenangkan, mereka bercanda dengan gayanya yang senada, mereka bercerita dengan kasus yang mereka hadapi bersama dan mereka juga bisa marah dan akhirnya menyadari bahwa mereka sama. Sungguh saya bersyukur dan sangat bersyukur dalam perjalanan ini, persaudaraan yang mereka bisa karena merasa satu rasa itu benar-benar adalah sebuah semangat yang berbeda.

So... bangunlah sebuah kebiasaan berkumpul bagi orangtua kita, biarkan mereka bersama dan melakukan aktivitas bersama sehingga mereka lebih menyadari bahwa sama rasa itu begitu menyemangati mereka.

Jika mau berempati sama mereka bukan berikan sangkar emas dan tempat tidur mahal, namun berikahlah mereka kesempatan menikmati kebebasan bersama teman sebayanya dan jangan terlalu banyak aturan.

Satu lagi, berikan rasa bangga dengan bakti kita sebagai anak, karena kebanggaan mereka di saat anak-anak memperhatikan mereka di tempat yang jauh dan di hadapan teman-temannya adalah hadiah terindah.

Aku mencoba memperbaiki diri, bagaimana dengan sobat?

Selamat malam
Smile Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Welcome Back "Smiling Oma"

Selasa, 11 November 2014

Sebelumnya saya pribadi atas nama "Smiling Oma" mengucapkan banyak terima kasih, karena kepedulian dan welas asih dari semua sobat eMKa Land dan teman-teman di luar sana, Smiling Oma tetap eksis dan bisa berkarya selama 1 tahun dengan menjual "telur gabus" atau kerennya cheese stick untuk kemudian mereka bisa merealisasikan mimpinya mereka dengan jalan-jalan ke Malang tanggal 27 Oktober sampai 01 November 2014 yang lalu.

Dengan hasil sebesar 12 juta rupiah mereka diajak jalan naik kereta api 16 jam tanpa ada yang boleh mengeluh, makan di emperan juga oke dan ternyata perjalanan kali ini adalah perjalanan yang paling berkesan buat mereka. Mengapa??? Karena mereka berangkat dari usaha mereka dan karena cinta dari begitu banyak orang yang ada di eMKa Land.

Sekarang mereka ingin mengulangi keberhasilan ini dengan memproduksi yang lain, dan lihat di PP, mereka memproduksi tempat sampah yang terbuat dari kertas, yang ditaruh di atas meja makan yang mempermudah pembuangan sisa makanan seperti tulang dan lain-lain. Yuk semangati mereka, jangan lihat barangnya, melainkan support usaha mereka, bangun semangatnya untuk mengisi waktunya dengan positif.

Mereka duduk bersama, bercanda bersama dan bahagia bersama. Maukah support mereka? Jika mau yuk bantu order mereka 2 pak seharga Rp 50000 + ongkos kirim. Bukan barang yang akan sobat beli, melainkan semangat mereka yang akan menghiasi hidup sobat semua.

Smiling Oma menunggu kejutan kita semua ya...

Yuk, kita menabung di lapangan yang subur, lihat wajah bahagia mereka di PP ya?

Salam welas asih
Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Anak-Anak Smiling Oma

Kamis, 06 November 2014

Selamat pagi sobat eMKa Land, semangat Kamis, selalu ada sapaan dari yang manis di teras "Melly Kiong" dengan seduhan teh yang tentunya lebih manis.

Rasanya demam Smiling Oma belum juga pudar dan cerita-cerita indah masih melekat di dalam diri oma-oma dan opa, begitu juga saya. Jujur rasanya saya begitu bahagia bisa berkumpul dengan sekumpulan oma-oma dan opa yang begitu luar biasa. 


Mereka semua telah memetik hasil didikannya yang tentunya tidak mudah, aku menggali cerita cerita lama mereka rata-rata menjadi role model yang membuat anak-anaknya appreciate sekarang.Mereka menjadi orangtua yang dikagumi, mereka menjadi orangtua yang pantas dicintai, terlihat dari bagaimana anak-anak memperlakukan mereka di saat ini.

Aku bermimpi suatu hari nanti aku juga mendapatkan kesempatan yang sama seperti oma-oma dan opa ini, dan tentunya kembali lagi apakah aku sudah punya tabungan yang baik jadi orangtua yang pantas untuk dicintai anak anak kami?
 

Yes, masih banyak waktu untuk menabung, dan Mindful Parenting sungguh adalah cara menjadi orangtua yang lebih bijaksana dengan 5 dimensinya. Mau 'kan terus belajar dan belajar di sini? Siapa yang mau??? Ayo balas dengan smile

Smile Melly Kiong

www.emkaland.blogspot.com
www.menatakeluarga.com

"Cinta dan perhatian orangtua akan terbingkai dengan sangat indah dalam memori anak-anak sepanjang hidupnya."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tak Boleh Menertawakan Mereka...

Selasa, 04 Nov 2014 pkl 19.51


Selamat malam sobat eMKa Land yang berbahagia, selamat menikmati teh malam dengan tipe teh bakti nya. Masih seputar bahasan oleh-oleh Malang.

Ketika menjelang tidur, seperti biasa kami mengunci pintu, dan karena itu tempat baru rasanya sangat wajar kalau saya tidak tahu kunci yang mana saja untuk pintu yang mana. Namun saya terus mencari dan kumpulan kunci yang di tangan saya, tidak ada yang cocok.

Mungkin saking gemesnya seorang Oma yang melihat saya ngutak-ngatik tidak menemukan kuncinya, akhirnya dia mengambil alih dan melakukan hal yang sama persis.

Saya mencoba menunggu melihat ada keajaiban datang dan Oma tersebut tidak bisa membukanya. Tau apa yang terjadi? Begini gumamnya "Oh ini pasti kunci pintu lain" sambil pura-pura tidak melihat wajah saya. Oalaaah... Beginilah tuanya saya kelak.

So jangan ketawain mereka, setuju?

Yups, ladang amal yang luar biasa ketika kita mampu memahami mereka.

Salam malam,
Smile Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Butuh Sensitivitas Tingkat Dewa

Rabu, 22 Oktober 2014

Selamat malam member eMKa Land, terima kasih buat sobat yang selalu setia membaca seduhan teh pagi dan malam. Teh malam khususnya "Teh Bakti" hadir 1 minggu sekali, tentunya dengan harapan sobat-sobat yang ada di sini menjadi pribadi yang selalu eling dan welas asih terhadap orangtua.

Kali ini saya pengen sekali mengangkat topik "Sensitivitas Tingkat Dewa." Mengapa penting? Karena saya sudah melihat banyak kejadian langsung di depan mata saya, bagaimana seorang anak atau menantu memperlakukan orangtua, yang menurut saya sangat tidak manusiawi. Apalagi kondisi orangtua yang tidak punya, sepertinya anak semena-mena memperlihatkan bahwa orangtua bukan urutan pertama. Ini adalah akibat dari tidak adanya sensitivitas seorang anak.

Contoh kecil yang pernah terjadi adalah, ketika keluarga suami mau foto keluarga besar ke studio, otomatis segala persiapan akan berlangsung. Nah karena saya tahu bagaimana sensitifnya almarhumah mama, maka saya mendingan ungsikan sementara ke rumah kakak supaya tidak salah paham karena merasa tidak diperlakukan dengan adil, dan lain-lain. Kenapa saya lakukan? Karena saya tahu persis itu akan menyakiti hatinya.

Semoga saya dan semua member tetap terjadi keelingannya.

Smile 
Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mamaku Selalu Menunggu Kami Datang

Kamis, 16 Okober 2014

Selamat malam sobat hebatku, terima kasih banyak atas partisipasi pada program urunan bersama untuk madrasah yang berhasil kita tutup dengan penuh welas asih malam ini dan Rabu akan kami serahkan, kemudian akan kami laporkan ke web.

Teh bakti malam ini mengingatkan saya pada almarhumah mama saya yang selalu mempersiapkan penyambutan yang begitu baik setiap hari Minggu sebagai hari kunjungan anak cucu. Betapa tidak? Dari hal yang kecil bagaimana almarhumah menyiapkan makanan kecil walaupun hanya es mambo buat anak-anak. Semua dilakukan karena betapa bahagianya kunjungan anak cucu baginya.

Saya yakin pasti bukan hanya almarhumah mama saya, pasti begitu banyak orangtua sobat eMKa Land yang juga selalu menanti kedatangan anak cucunya, namun banyak yang lebih mementingkan membawa anak-anaknya main di mal daripada memberikan sedikit kebahagian bagi orangtua.

Sebenarnya bisa kita lakukan kedua-duanya, kunjungi orangtua dulu baru kemudian melanjutkan kegiatan keluarga kita.

Coba yuk teh bakti ini dilakukan, pasti akan lebih banyak orangtua yang bahagia. Membahagiakan orangtua adalah tabungan hidup kita.

Selamat malam
Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS