RSS

Untuk 390 Sobat eMKa Land-ku yang Luar Biasa

Selasa, 03 Maret 2015

Saya bahagia sekali hari ini mendapati 390 orang yang setia memberi dukungan pada perjuanganku memajukan komunitas eMKa Land.

Saya sangat sadari begitu banyak komunitas yang sudah terbentuk, namun saya juga menyadari tidak banyak yang punya komitmen untuk membuat setiap pribadi yang tergabung menjadi pribadi yang berkualitas dibanding sebelumnya.

Saya sudah bosan dengan pandangan nanti pelan-pelan orang bisa berubah. Tentu ini tidak boleh terjadi di eMKa Land, karena saya sebagai pemrakarsa yang punya mimpi membawa perubahan yang nyata harus tahu sejauh mana orang-orang yang setia bersama kami juga merasakan bahwa dirinya berubah.

Untuk itulah bagi saya barometer harus jelas bahwa setiap yang menyalakan dirinya masuk ke komunitas ini harus ikut aturan dan kita komitmen mau berubah bersama dengan konsisten. Ini adalah tujuan kami, jika sobat berubah, keluarga berubah dan lingkunganpun berubah.

Sekali lagi maafkan saya, tdk pernah bermaksud memilah-milah siapa yang berkualitas, tetapi saya juga harus yakin usaha saya punya barometer bahwa anggota saya berubah.

Berubah seperti apa? Selalu memberikan apresiasi walau hanya dengan senyum, selalu empati walau hanya gerakan kecil, selalu peduli setiap ada program. Dan semua bertumbuh empatinya. Dan terakhir saya mengapa minta selalu saling menyapa?

Baru-baru ini saya sedih sekali ada anggota eMKa Land di Jakarta meninggal dan saya tidak tahu. Padahal tujuan kita membangun komunitas ini kita benar-benar adalah sebuah keluarga welas asih.

Jadi dukungan sobat semua adalah semangat saya untuk tidak berhenti. Jadi mau? Terus ikutin jejak perubahan ini? Demi anak anak dan keluarga kita tercinta.

Salam smile Melly Kiong

"Kebahagiaan yang hakiki adalah ketika kita mampu berbagi dengan penuh welas asih dan penuh empati."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pelukan Ayah Begitu Dahsyat

Selasa, 03 Maret 2015

Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, semangat Selasa yang tetap menyala 'kan? Teras "Melly Kiong" tidak akan berhenti berjuang untuk membangun kesadaran pentingnya orangtua mendidik. Mindful Parenting begitu cocok untuk menggiring kita ke jalan jadi orangtua yang lebih eling. Jujur saya akan seleksi kembali untuk member-member anyg kurang kooperatif ya, agar aku benar-benar bisa menjalankan program ini dengan maksimal. Saya berharap kerja samanya.

Kemarin saya ketemu dengan pejuang hak anak KPAI, jujur menyedihkan sekali kondisi yang ada di lapangan, dan bagaimana anak-anak yang tidak mandiri, anak2 yang tidak bisa menyesuaikan diri itu akan sangat rapuh hadapi kondisi.

Nah tahukah kita, pelukan seorang ayah begitu dahsyat lho. Ketika seorang ayah memeluk anaknya ternyata si ayah telah mentransfer ketenangan, kemandirian, kepemimpinan kepada anaknya, sehingga sering kita mengetahui bagaimana anak perempuan akan mencari pasangan dengan figur seperti ayahnya. Dan bukan berarti ibu tidak penting, begitu juga pelukan ibu, perlakuan ibu yang baik juga akan dijadikan figur buat anak mencari pasangannya.

Yuk berikan pelukan sebagai energi positif buat anak-anak kita, apalagi musim ulangan umum seperti sekarang ini, bantu mereka meredakan tekanannya dengan meyakini kalau mereka bisa, dan bisikkan kalau mereka adalah anak yang hebat dan kita menghargai apa pun hasilnya.

Semangat pagi,
Smile Melly kiong
Www.menatakeluarga.com Www.emkaland.blogspot.com

"Memeluk anak belum perlu bayaran jadi peluklah sebanyak-banyaknya."

NB:
Saya mau ada pembiasaan menyahut dan saling menghargai supaya saya tahu di mana kualitas warga eMKa Land ya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mengapa eMKa Land Itu Sangat Ingin Aku Kembangkan???

Senin, 02 Maret 2015

Bayangkan jadi saya, pagi-pagi selalu bangun dengan bersyukur dan 1.200 orang sudah memberikan kesempatan buat saya berbuat baik dan selalu menyemangati saya untuk belajar dan berbagi bersama.

Terus testimoni yang luar biasa karena merekalah yang hebat mau belajar dan praktik. Terus mereka ceritakan bagaimana dirinya mereka berubah, bagaimana keluarganya berubah dan apa yang bisa mereka lakukan buat lingkungan?

Sederhana bukan? Hanya butuh kesadaran, komitmen dan konsisten untuk bersama-sama berubah dan saling mendukung.

eMKa tidak akan ada jika tidak ada kalian, jadi untuk mengucapkan syukur 1 tahunnya eMKa boleh 'kan saya minta setiap orang tuliskan testimoninya di kertas HVS dan foto terus kirimkan ke saya, untuk dimasukkan ke dalam buku "1000 Langkah eMKa Menerangi Indonesia." Please satukan langkah bersama.

Terima kasih, yuk bantu aku supaya tidak putus langkahku sampai di sini.

Smile Melly Kiong

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Anak Dilatih untuk Mengerti Ekonomi?

Senin, 02 Maret 2015

Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, semangat Senin menyemangati 6 hari selanjutnya. Teras "Melly Kiong" selalu menyeduhkan teh ilmu yang berguna bagi siapa pun. Banyak anak dianggap tidak bisa mengerti tentang kondisi orangtua yang susah. Benarkah demikian? Atau orgtua yang tidak pernah mengajarkan anak untuk mengerti kondisinya.

Jika kondisi yang kedua mari kita coba ya. Ketika saya kerja dulu, rasa bersalah adalah beban pertama, sehingga saya selalu mencari cara untuk menutupi kesalahan saya, setiap akhir pekan saya belikan mainan robot Power Ranger waktu itu buat Julian.


Setiap minggu harus beli. Namun setelah saya renungkan, betapa tidak bijaksananya saya mendidik dia yang serba diberi. Akhirnya saya putuskan bahwa kami (papa mamanya) kerja baru dapat gaji setiap tanggal 25. Akhirnya dia dengan cerdasnya melingkari tanggalan setiap tanggal 25 tandanya saatnya dia beli mainan. 

Ternyata anak usia 3,5 tahun bisa mengerti. Sampai setiap dia masuk toko mainan dan ditawarkan mainan, dia akan ingat kalau belum saatnya dia menolak dengan tegas. "Maaf ya Om (saya hanya melihat saja) papa mama saya belum gajian." 

Walaupun membuat papanya tersipu tapi bahagia sekali bisa melibatkan si kecil Julian untuk mengerti kondisi yang ada.

Ditambah lagi saya ajari dia untuk memilih barang yang sesuai dengan nilai ekonomi, saya sarankan dia untuk memilih mainan yang disukai tetapi dengan harga yang terjangkau. Dengan usia segitu dia belum tahu harga tentunya, namun saya hanya minta dia hitung jumlah angka. Misalnya hanya boleh yang 5 angka (masih puluhan ribu). Begitu mainan yang dia suka itu 6 angka, dia langsung bilang mahal.

Nah sebenarnya sangat mudah jika kita tahu caranya.
 

Coba ya....
Smile Melly Kiong


www.emkaland.blogspot.com
www.menatakeluarga.com

"Tanyakan kepada diri sendiri dulu apakah kita sudah mengajari anak dengan baik, sebelum menyalahkan mereka yang tidak mengerti."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kita Adalah Arsitek Anak Kita

Jumat, 27 Februari 2015

Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, Jumat ceria lho ya, selalu cepat berlalu waktunya dengan indah apalagi semangat di teras "Melly Kiong"yang tak pernah henti memompa kita semua.

Kemarin ketika saya memberikan sharing di PAUD Cempaka Palmerah, ada seorang ibu yang saya perhatikan, dia sama sekali tidak bisa diam, dan dari wajahnya sekilas terlihat keras, tidak mau diatur, namun akhirnya dia pasrah setelah saya meminta waktunya 30 menit untuk belajar bersama. Dan saya yakin dia akan datang ke saya setelah acara.

Benar sekali dia datang bawa anaknya yang menurut dia super nakalnya. Dia cerita bagaimana yang membuat anaknya jadi begitu adalah kedua mertuanya. Yang tidak mau anaknya nangis. 


Saya langsung saja: "Ibu, saya dari tadi memperhatikan ibu dari awal sampai saya minta waktu ibu 30 menit saja untuk ikut tenang, ibu tahu maksud saya? Ibu berada di antara ibu-ibu yang lain, dan saya hanya minta waktu ibu untuk memperhatikan. Menurut ibu apa yang terjadi? Saya boleh tidak bilang ibu nakal? Ibu, saya melihat ibu persis seperti anak ibu yang tidak mau diatur, kenapa bisa begitu? Karena anak ibu mencontoh dari ibu. 

Coba lihat lagi anak anak kita, cari kekurangannya, dan samakan dengan kekurangan kita. Perbaiki diri kita itu adalah jalan terbaik. Dan jangan membuang energi untuk menyalahkan anak kita karena itu percuma.

Selamat pagi 

Smile Melly Kiong

"Jangan membuang banyak energi untuk menyalahkan anak kita karena sifatnya yang menyebarkan, tetapi sembuhkan anak kita dengan mengubah diri kita sendiri."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Met Malam Semuanya

Minggu, 01 Maret 2015

Selamat malam semuanya, bagaimana hari Minggunya bersama keluarga? Saya bahagia sekali bs mempunyai kesempatan berkumpul di rumah dan mencoba menyelesaikan penulisan buku saya. Banyak yang bertanya kenapa saya tidak kasih sama ghost writer? Tentu tidak akan saya lakukan, karena saya sudah punya komitmen bahwa apa yang saya bagikan adalah pengalaman yang sudah saya lewati baik dan buruknya dan bagaimana solusi yang saya rasakan baik adanya. 


So, saya sangat berterima kasih kepada Witri, Budiman, Shirley, dan lain-lain yang memberikan saya tambahan materi untuk saya bisa menghasilkan buku yang lebih berkualitas lagi. Yuk yang mau kasih saran topik apa silakan ya, cepetan sebelum saya tuntaskan.

Terima kasih sekali lagi.

Salam Smile Melly Kiong

NB: Tolong lihat PP saya dan masing-masing simpan sebagai tanda kita tidak akan perlakuan orangtua kita seperti itu, dan teleponlah walaupun hanya 5 menit.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lagi Ngapain Semuanya?

Minggu, 01 Maret 2015

Saya lagi nulis di teras "Melly Kiong" suasana mendung, sejuk, wow semakin semangat selesaikan buku "Horeee Anakku Sudah Remaja." Sabar ya untuk yang sudah pesan, jika ada yang mau kasih ide apa yang harus saya tambahkan di buku monggo ya.

Selamat hari minggu Melly Kiong

Oh ya Oma juga sudah mulai buka order untuk cheese stick-nya ya. Tapi produksinya minggu depan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS